Saham Inggris – Faktor yang Perlu Diperhatikan pada 26 Maret
Indeks FTSE 100 Inggris diperkirakan akan dibuka lebih rendah pada hari Kamis, dengan futures Z1! turun 0,22%.
- ANGLO AMERICAN: Anglo American AAL dan Codelco Chili telah menerima lampu hijau dari regulator antimonopoli negara Amerika Selatan tersebut untuk proyek Andina-Los Bronces.
- BP: Follow This, bersama dengan sekelompok investor Eropa dengan aset kelolaan $1 triliun, telah memberi BP BP. waktu hingga 1 April untuk memasukkan resolusi mereka dalam agenda rapat pemegang saham perusahaan minyak tersebut atau mereka akan membawa perusahaan tersebut ke pengadilan.
- STANDARD CHARTERED: Jan Metzger, salah satu kepala perbankan investasi Citigroup untuk Asia, akan bergabung dengan Standard Chartered STAN sebagai kepala global perbankan cakupan.
- MARKS & SPENCER: Cabang pakaian MKS Marks & Spencer akan memperkenalkan koleksi kapsul bulanan mulai Kamis, melanjutkan tradisi peluncuran musiman untuk menghadirkan mode baru kepada konsumen dengan lebih cepat.
- SENTIMEN KONSUMEN: Ekspektasi rumah tangga Inggris terhadap keuangan mereka sendiri dan kondisi ekonomi telah turun ke titik terlemah dalam setidaknya dua tahun, menurut sebuah survei.
- MOGOK DOKTER: Dokter residen di Inggris akan melakukan mogok kerja selama enam hari pada bulan April setelah menolak tawaran gaji pemerintah, kata Asosiasi Medis Inggris.
- KOMODITAS: Harga minyak naik lebih dari $1 per barel pada hari Kamis, sementara harga emas tetap stabil, dan harga tembaga turun.
- TIDAK ADA DIVIDEN: British American Tobacco BATS, Prudential PRU, Aviva AV., Smith & Nephew SN., dan ST. James Place STJ akan diperdagangkan tanpa hak atas pembayaran dividen terbaru mereka.
- FTSE: Indeks FTSE 100 ditutup lebih tinggi pada hari Rabu, karena investor bertaruh pada de-eskalasi perang AS-Israel dengan Iran, sambil menilai data inflasi domestik.
- CATATAN PERUSAHAAN INGGRIS: