SPX: Kontrak Berjangka S&P 500 Turun Setelah Departemen Kehakiman Meluncurkan Investigasi terhadap Ketua Fed Powell
Jay Powell menanggapi dengan rekaman video, mengatakan bahwa ini adalah pembalasan atas penolakannya untuk tunduk pada tekanan terkait penurunan suku bunga.
🚨 Powell vs Departemen Kehakiman Mengguncang Pasar
Kontrak berjangka merosot tajam setelah berita tersebar bahwa Departemen Kehakiman membuka penyelidikan kriminal terhadap Ketua Fed Jerome Powell, mengubah perselisihan kebijakan menjadi pertarungan hukum yang sesungguhnya.
Kontrak berjangka Dow turun hampir 200 poin sementara kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq turun 0,5% dan 1%, karena para pedagang dengan cepat memperhitungkan risiko politik baru.
Ketidakpastian kembali menjadi agenda dan para pedagang tampaknya tidak menyukainya, terutama ketika melibatkan orang yang mengendalikan pengungkit suku bunga terpenting di dunia. (Dan siapa yang memindahkan triliunan dolar hanya dengan ucapan “Selamat siang.”)
🎥 Powell Membalas di Depan Kamera
Dalam pernyataan video yang luar biasa blak-blakan, Powell mengkonfirmasi bahwa Fed menerima panggilan pengadilan atas renovasi kantor pusat senilai $2,5 miliar yang terkait dengan kesaksiannya di Senat pada bulan Juni.
Ia mengatakan penyelidikan tersebut sebenarnya bukan tentang dinding kering atau lift, tetapi tentang menekan Fed untuk menurunkan suku bunga, menyebutnya sebagai upaya untuk mengintimidasi kebijakan moneter agar tunduk.
Terjemahan: Powell memberi tahu pasar bahwa independensi Fed sedang diuji, bukan hanya anggaran konstruksi.
🏦 Emas Melonjak, Saham Mengalami Penurunan
Emas melonjak ke rekor baru di atas $4.600 karena investor bergegas mencari aset aman, sebuah langkah klasik ketika kepercayaan pada independensi bank sentral mulai goyah.
Saham baru saja menyelesaikan minggu yang mencetak rekor, tetapi kebuntuan DOJ-Fed ini sekarang mengancam untuk menyuntikkan kekacauan politik ke dalam keputusan suku bunga yang diandalkan investor.
Dengan dimulainya musim laporan keuangan dan pertemuan The Fed akhir bulan ini, para pedagang tiba-tiba memiliki satu lagi faktor tak terduga yang perlu dipertimbangkan: Washington sendiri.