Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Trump Trades Berjuang Saat Dolar Melemah, Menentang Ekspektasi Pasar
US Market

Trump Trades Berjuang Saat Dolar Melemah, Menentang Ekspektasi Pasar

by admin_mab 12/02/2025 0 Comment

Strategi investasi yang dikenal sebagai “Trump trades”—taruhan pada dolar yang lebih kuat dan kenaikan imbal hasil obligasi AS—mulai terurai saat dolar melemah dan harga obligasi Treasury menguat, The Financial Times melaporkan.

Investor yang mengharapkan kebijakan ekonomi era Trump untuk meningkatkan dolar kini menilai kembali strategi mereka, dengan kekhawatiran tentang dampak ketegangan perdagangan dan ketidakpastian ekonomi yang membebani pasar. Mengapa dolar melemah

Di bawah Presiden AS Donald Trump, para pedagang mengharapkan dolar yang lebih kuat, didorong oleh suku bunga yang lebih tinggi, pemotongan pajak, dan kebijakan perdagangan proteksionis. Namun, perkembangan terkini telah merusak ekspektasi tersebut. Dolar AS telah menurun, dan imbal hasil obligasi Treasury telah turun, yang menunjukkan bahwa pasar kehilangan kepercayaan pada kebijakan ekonomi Trump.

Salah satu pendorong utama pergeseran ini adalah kekhawatiran atas perang dagang. Tarif Trump terhadap Tiongkok, Kanada, dan Meksiko telah memicu tindakan pembalasan, yang meningkatkan kekhawatiran akan perlambatan yang lebih luas dalam perdagangan global. Akibatnya, investor yang bertaruh terhadap mata uang asing, seperti euro dan renminbi Tiongkok, mengalami kerugian yang meningkat karena mata uang tersebut menguat terhadap dolar, demikian laporan Financial Times. Reaksi pasar dan berakhirnya ‘Trump Trades’

Banyak investor telah membangun posisi dengan asumsi bahwa kebijakan Trump akan membuat dolar tetap kuat dan mendorong imbal hasil obligasi AS lebih tinggi. Namun, seiring meningkatnya kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global, permintaan obligasi Treasury AS melonjak, mendorong imbal hasil lebih rendah dan meningkatkan harga obligasi. Hal ini menyebabkan pembatalan perdagangan yang mengantisipasi kenaikan imbal hasil, yang mengejutkan investor.

Selain itu, pasar berkembang, yang diperkirakan akan kesulitan di bawah lingkungan dolar yang kuat, telah menentang ekspektasi. Beberapa mata uang pasar berkembang telah menguat terhadap dolar, yang memaksa para pedagang untuk memikirkan kembali posisi mereka. Apa yang selanjutnya bagi para investor?

Dengan pasar yang semakin bergejolak, para pedagang dan analis menilai kembali posisi mereka. Beberapa investor sekarang melakukan lindung nilai terhadap pelemahan dolar lebih lanjut dengan melakukan diversifikasi ke emas, komoditas, dan aset asing. Yang lain percaya bahwa kebijakan moneter Federal Reserve AS dapat memainkan peran yang menentukan dalam menentukan arah dolar dalam beberapa bulan mendatang.

Kebijakan Trump tetap menjadi sumber ketidakpastian utama, dengan negosiasi perdagangan yang sedang berlangsung dan potensi perubahan kebijakan yang mampu mengganggu pasar keuangan lebih lanjut. Seperti yang dicatat oleh Financial Times, pembatalan perdagangan Trump merupakan tanda bahwa pasar mempertanyakan dampak jangka panjang dari agenda ekonominya. Lanskap ekonomi yang berubah

Penurunan perdagangan Trump menandai titik balik bagi investor, yang telah mengandalkan tren pasar yang dapat diprediksi yang didorong oleh kebijakan dolar yang kuat. Dengan melemahnya dolar dan jatuhnya imbal hasil Treasury, pasar bergerak ke arah yang berbeda, yang memaksa para pedagang untuk menyesuaikan strategi mereka. Karena ketidakpastian atas kebijakan perdagangan, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi global terus berlanjut, investor akan mencermati perkembangan di Washington untuk mendapatkan petunjuk tentang bagaimana pasar keuangan akan berkembang dalam beberapa bulan mendatang.

Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Currency

Dolar AS Mendekati Level Terendah Multi Minggu Terhadap Euro dan

16/12/2025
Currency

Yuan Mencapai Level Tertinggi Baru dalam 14 Bulan karena Penetapan

16/12/2025
Currency

Yen dan Dolar Menguat karena Pekan Kenaikan Suku Bunga yang

16/12/2025
Currency

Dolar Tetap Stabil Menjelang Data Ketenagakerjaan AS

16/12/2025
US Market

Wall Street Diperkirakan akan Dibuka Lebih Tinggi karena Investor Bersiap

16/12/2025
Related Market News
Currency

Dolar AS Mendekati Level Terendah Multi Minggu Terhadap

by admin_mab 16/12/2025

Dolar AS berfluktuasi di sekitar level terendah multi-minggu terhadap euro dan yen pada hari Selasa karena investor menunggu data ekonomi

Currency

Yuan Mencapai Level Tertinggi Baru dalam 14 Bulan

by admin_mab 16/12/2025

Yuan China naik ke level tertinggi dalam lebih dari 14 bulan terhadap dolar pada hari Selasa setelah penetapan nilai tengah

Currency

Yen dan Dolar Menguat karena Pekan Kenaikan Suku

by admin_mab 16/12/2025

Yen menguat dan dolar naik dari level terendah dua bulan dalam perdagangan Asia pada hari Selasa, karena volatilitas yang kembali

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2025. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.