Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Dolar Anjlok Dibawah 106, Sementara Emas Terus Uji Angka $2,000 per Ons
Currency

Dolar Anjlok Dibawah 106, Sementara Emas Terus Uji Angka $2,000 per Ons

by admin_mab 31/10/2023 0 Comment

Harga emas diperdagangkan mondar-mandir diantara $2,006 – $1,990, dengan ketengangan geopolitik di Timur Tengah masih menjadi pendorong utama atas kenaikan harga emas selama sesi perdagangan berlangsung. Namun sayangnya, dorongan penguatan tak sebesar sebelumnya mengingat serangan Israel tidak sekuat yang dibayangkan.

Disisi lain, terlihat sikap hati-hati dan waspada para pelaku pasar jelang pertemuan Bank of Japan siang ini dan Pertemuan FOMC pada Kamis dini hari mendatang, mendorong pergerakkan emas dan pasar global cenderung terbatas.

Dalam pertemuan hari ini, Bank of Japan diperkirakan akan mempertimbangkan penyesuaian lebih lanjut terhadap kerangka pengendalian kurva imbal hasil (YCC), yang berpotensi memungkinkan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang bertenor 10 tahun naik di atas 1%. Sementara itu, beberapa pelakup pasar juga melihat kemungkinan bahwa BoJ mungkin akan merubah pola pengetatan kebijakan moneter dengan meninggalkan suku bunga ‘Negatif’.

Merespon serangkaian sentimen tersebut, Harga emas diperdagangkan lebih stabil sebagai satu-satunya safehaven yang tak terpengaruh terhadap kebijakan moneter, sementara Dolar anjlok merespon penguatan Yen Jepang.

Dipasar spot, harga emas diperdagangkan melemah sekitar $8.96 atau 0.45% pada level $1,996.07 per ons, setelah capai tertinggi $2,006 dan terendah $1,990. Emas berjangka kontrak Desember berakhir menguat sebanyak $7.60 atau 0.38% pada level $2,006.10 per ons, setelah capai tertinggi $2,016 dan terendah $1,999 per ons di Divisi Comex.

Sejauh ini, konflik geopolitik di Timur Tengah masih akan menjadi perhatian pasar karena konflik yang masih terus memanas dan dapat meningkat sewaktu-waktu. Meningkatnya ketegangan geopolitik Israel-Hammas akan semakin meningkatkan resiko ‘Perang Regional’.

Dolar

Indeks Dolar AS anjlok selama sesi perdagangan Senin (30/10) karena ketegangan geopolitik Israel-Hammas sedikit mereda dan fokus pasar beralih pada pertemuan Bank of Japan hari ini dan juga dimulainya pertemuan
FOMC AS selama dua hari kedepan.

Dolar berakhir dengan kerugian sebesar 41 poin atau 0.38% pada level 106.14, setelah capai tertinggi 106.71 dan terendah 106.06.

USD/JPY diperdagangkan turun tajam – menjauh dari level 150, level yang dipandang sebagian investor sebagai pemicu potensial intervensi oleh otoritas Jepang. Penurunan terjadi setelah Nikkei melaporkan bahwa Bank of Japan (BoJ) mungkin mengizinkan imbal hasil jangka panjang naik di atas 1%. USD/JPY menyelesaikan perdagangan awal pekan ini (30/10) dengan kerugian sebesar 56 poin atau 0.38% pada level 149.064, setelah capai terendah 148.798.

Sementara itu, meredanya konflik geopolitik di Timur Tengah membantu pasar matauang berisiko bergerak lebih tinggi karena sentimen pasar membaik.

  • AUDUSD : 0.6374 , +42 / +0.66%
  • EURUSD : 1.0614 , +52 / +0.49%
  • GBPUSD : 1.2168 , +50 / +0.41%
  • NZDUSD : 0.5843 , +35 / +0.61%
  • USDJPY : 149.06 , -56 / -0.38%
  • USDCAD : 1.3825 , -47 / -0.34%
  • USDCHF : 0.9018 , -3 / -0.04%
  • USDCNH : 7.3206 , -70 / -0.10%

Minyak

Harga minyak mentah dunia melemah tajam selama perdagangan hari Senin (30/10) mengabaikan ssesaat sentimen geopolitik yang berkepanjangan dan menyoroti semakin dekatnya pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve AS pada Kamis dini hari mendatang.

Hingga akhir perdagangan Jumat (27/10), Harga minyak (spot) berakhir turun sebanyak $2.51 atau 2.96% pada level $82.23 per barel, setelah capai tertinggi $84.74 dan terendah $81.51. Minyak mentah berjangka WTI AS turun sebanyak $2.94 atau 3.44% pada level $82.60 per barel. Sedangkan minyak mentah berjangka Brent London turun sebanyak $2.85 atau 3.20% pada level $86.35 per barel.

Sentimen

Selama perdagangan Selasa (31/10), fokus utama pasar global akan tertuju pada pertemuan Bank Sentral Jepang pada pukul 10.00 WIB. Dalam Pertemuan tersebut, Yen Jepang berpotensi diperdagangkan volatile dan memicu reaksi besar pasar matauang utama dunia.

Dalam hal data ekonomi hari ini, selama sesi Asia pada juga akan diramaikan oleh rangkaian data ekonomi Jepang jelang pertemuan BoJ dirilis, diantaranya : Laporan Penjualan Ritel dan Pengangguran Jepang pada pukul 6.50 WIB.

Disesi siang nanti, laporan inflasi dan GDP Eropa akan dirilis pada pukul 17.00 WIB. Tidak ada banyak data penting selama sesi Amerika malam nanti, pasar hanya akan terfokus pada Consumer Confidence AS pada pukul 21.00 WIB.

Hingga akhir pekan nanti, pasar akan fokus pada data ketenagakerjaan AS, termasuk laporan Ketenagakerjaan Swasta ADP pada hari Rabu (1/11), Klaim Pengangguran pada hari Kamis (2/11), dan Nonfarm Payrolls pada hari Jumat (3/11).

Tags: Dolar anjlok emas minyak
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

Commodities

Harga Emas Terus Melemah karena Reli Harga Minyak

by admin_mab 15/07/2026

Harga emas terus melemah pada hari Kamis karena investor terus menilai kembali prospek inflasi setelah harga minyak mentah bertahan di

Commodities

Prediksi Harga Minyak Bulan Juli, Menentukan Arah Inflasi,

by admin_mab 09/07/2026

Harga minyak diperkirakan masih bergerak panas sepanjang Juli, seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Pasar energi global kini

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.