Pertemuam FOMC, Jadi Fokus Utama Investor Pekan Ini
Pasar mata uang global diperdagangkan cukup volatile selama sesi perdagangan Jumat (21/1), didominasi oleh aksi profit taking Investor jelang pertemuan FOMC pekan ini dan kekhawatiran pasar global pada perkembangan konflik geopolitik Russia-AS atas Invasi Rusia terhadap Ukraina.
Dolar ditutup melemah sebanyak 16 poin atau 0.17 persen berakhir pada level 95.63, setelah sempat uji tertinggi hariannya pada 95.84. Dipasar mata uang utama lainnya, GBP/USD ditutup melemah sebanyak 44 poin atua 0.32 persen berakhir pada level 1.3551. Sterling melemah setelah laporan Penjualan Ritel Sales Inggris tercatat turun sebanyak 3 persen selama periode Desember, jauh dibawah perkiraan pada -0.60 persen.
EUR/USD ditutup menguat sebanyak 33 poin atau 0.29 persen berakhir pada level 1.1340, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi 1.1359 dan serendah 1.1300. Sementara AUD/USD ditutup melemah sebanyak 54 poin atau 0.75 persen berakhir pada level 0.7169.
Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar mata uang global hanya akan terfokus pada ppergerakkan Dolar karena minimnya data. Puncaknya, pasar mata uang global akan terfokus pada pertemuan FOMC Minutes AS pada Kamis (27/1) dini hari pukul 02.00 WIB (Rabu waktu AS) dan laporan GDP AS pada 20.30 WIB.