Konflik Tampak Mereda, Iran Isyaratkan Keterbukaan Perundingan Nuklir
Ketegangan geopolitik Israel-Iran sedikit mereda setelah Iran mengisyaratkan keterbukaan terhadap perundingan nuklir, memudarkan permintaan pada safehaven dan membantu rebound pada perdagangan pasar saham global.
Pasar emas sebagai tujuan safehaven utama para pelaku pasar diperdagangkan anjlok dari titip tertinggi dalam dua bulan. Sementara indeks Dolar AS bergerak stabil diatas 98.
Key Highlights
- Wallstreet Jurnal melaporan bahwa Iran mengisyaratkan siap untuk mengakhiri permusuhan dan melanjutkan pembicaraan tentang program nuklirnya. Akan tetapi beberapa pejabat Iran telah membantah laporan tersebut. Hal ini, dapat kembali memicu ketegangan geopolitik Iran-Israel.
- Pertemuan beberapa Bank sentral dunia pada pekan ini, akan menjadi fokus lain dari pasar keuangan. Beberapa diantanya Bank sentral akan memberikan keputusan tentang kebijakan suku bunganya, diantaranya : BoJ, Fed, BoE, SNB, PBoC.
Market Movement
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja Greenback terhadap sekeranjang mata uang utama dunia berakhir menguat, rebound dari pada titik terendah dalam 3 tahun.
Indeks Dolar AS berakhir menguat sebanyak 4 poin atau 0.04% berakhir pada level 98.16, setelah uji tertinggi 98.37 dan terendah 97.67.
Dipasar rival utamanya, sekeranjang matauang berisiko ditutup menguat, karena pasar mencoba menilai kembali situasi pasar dan mengantisipasi pertemuan Bank-bank sentral Dunia. Berikut adalah posisi matauang pada penutupan perdagangan Senin (16/6),
- AUDUSD : 0.65219 , +36 / +0.56%
- EURUSD : 1.15585 , +12 / +0.11%
- GBPUSD : 1.35763 , +8 / +0.06%
- NZDUSD : 0.60602 , +46 / +0.77%
- USDJPY : 144.734 , +65 / +0.45%
- USDCAD : 1.35681 , -14 / -0.10%
- USDMXN : 18.90370 , -542 / -0.29%
- USDCHF : 0.81373 , +26 / +0.33%
- USDCNH : 7.17720 , -45 / -0.06%
Dipasar spot, harga emas ditutup turun sebesar $47.54 atau 1.39% berakhir pada level $3,384.51 per ons setelah uji tertinggi $3,452 dan serendah $3,382.
Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Agustus sebagai kontrak teraktif saat ini ditutup turun sebanyak $35.50 atau 1.03% berakhir pada level $3,417.30 per ons, setelah uji tertinggi $3,476 dan terendah $3,400 di Divisi Comex.
Harga emas berpotensi kembali menguat karena konflik yang belum sepenuhnya mereda. Harga emas berpotensi stabil diatas $3500 rekor tertinggi baru sepanjang masa jika aliran safehaven semakin kuat karena resiko geopolitik global yang lebih luas.
Sentimen
Terus fokus dan waspadai gejolak harga yang luar biasa pada pembukaan minggu ini. Konflik Israel-Iran akan menjadi fokus utama pasar global selama minggu ini.
Pertemuan Bank Sentral Jepang dan data penjualan Ritel AS akan menjadi berita utama hari ini. Disusul dengna pertemuan Fed, BoE, SNB, PBoC dijadwalkan akan dirilis pada Kamis.