Bursa Asia Menunjukkan Kinerja Beragam Menjelang Liburan
CANBERA (dpa-AFX) – Bursa Asia menunjukkan kinerja beragam pada hari Rabu, dan volume perdagangan tipis di sebagian besar pasar di kawasan ini dengan beberapa pasar akan tutup lebih awal hari ini dan tetap tutup besok untuk liburan Natal.
Sinyal positif dari Wall Street, di mana S&P 500 mencapai rekor penutupan tertinggi semalam setelah data menunjukkan pertumbuhan PDB yang lebih kuat dari perkiraan pada kuartal ketiga, membantu membatasi penurunan di beberapa pasar.
Pasar Australia menunjukkan kelemahan dengan saham-saham dari sektor perbankan yang merosot. Sesi perdagangan akan berakhir pukul 14.10 waktu setempat hari ini, dan pasar akan tetap tutup pada hari Kamis dan Jumat, masing-masing untuk liburan Natal dan Boxing Day.
Indeks S&P/ASX turun 0,38% menjadi 8.762,70, sementara Indeks All Ordinaries yang lebih luas turun sekitar 0,3% menjadi 9.069,00.
National Australia Bank, Westpac, Commonwealth Bank, dan ANZ Bank semuanya turun ke wilayah negatif, kehilangan antara 0,4 hingga 1%.
Saham-saham pertambangan mendapat dukungan dari harga logam yang lebih tinggi. BHP, Fortescue Metals, dan Rio Tinto telah naik.
Saham perusahaan kesuburan Monash IVF anjlok lebih dari 11% pagi ini setelah sebuah konsorsium menarik tawarannya untuk mengakuisisi perusahaan tersebut.
Pasar Jepang diperdagangkan lebih tinggi dengan saham dari berbagai sektor naik. Kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh bank sentral Jepang membatasi kenaikan pasar.
Risalah rapat Bank of Japan bulan Oktober menunjukkan para pembuat kebijakan membahas perlunya terus menaikkan suku bunga ke tingkat yang dianggap netral terhadap perekonomian, dengan beberapa pihak berpendapat bahwa hal itu akan membantu mencapai pertumbuhan jangka panjang yang stabil.
Indeks Nikkei 225 naik sekitar 0,1%.
Toho Zinc melonjak hampir 12%. Screen Holding melonjak 10%. Nippon Sheet Glass, Sumitomo Metal Mining, Pacific Metals, Furukawa, dan Mitsubishi Materials naik 4 hingga 7,3%.
Panasonic, Advantest, Taiyo Yuden, Mitsui Chemicals, Fujikura, dan Tokyo Electron termasuk di antara saham-saham lain yang mencatatkan kenaikan signifikan.
Sementara itu, Okuma, MS&AD Insurance, Mitsui Engineering & Shipbuilding, TDK, Resona Holdings, Softbank, CyberAgent, Kawasaki, dan Tokio Marine mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Indeks Komposit SSE Shanghai naik 0,16% menjadi 3.926,34.
Saham-saham dari sektor kesehatan, konstruksi, ritel, teknologi, dan R&D mendapatkan dukungan, sementara saham-saham sektor barang konsumsi pokok, industri, perjalanan, energi, dan media menunjukkan pelemahan.
Indeks Hang Seng Hong Kong naik sekitar 0,15%. Pasar Korea Selatan naik tipis, dengan indeks acuan KOSPI naik sekitar 0,1%.
Data dari Bank Sentral Korea Selatan menunjukkan kepercayaan konsumen di Korea Selatan menurun menjadi 109,90 poin pada Desember dari 112,40 poin pada November.
Pasar Selandia Baru juga sedikit meningkat, sementara pasar di Singapura, Malaysia, dan Indonesia melemah.