Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Desember, Fed Berpotensi Perlambat Kenaikan Suku Bunga
US Market

Desember, Fed Berpotensi Perlambat Kenaikan Suku Bunga

by admin_mab 07/11/2022 0 Comment

Harga emas menguat tajam selama sesi perdagangan akhir pekan (4/11), menyelesaikan pekan terakhir perdagangan musim panas dengan keuntungan 1.26% ditengah penurunan tajam Indeks Dolar Amerika paska laporan tenaga kerja AS dirilis.

Serangkaian laporan tenaga kerja Amerika selama periode Oktober telah memberikan signal campuran pada sektor tenaga kerja, diantaranya Non-farm payrolls AS berhasil mencatatkan 261K lapangan kerja baru, lebih tinggi dari perkiraan pada 200K – namun lebih rendah dari sebelumnya sebanyak 315K (revisi dari 263K).

Sebelumnya, laporan ADP Employment Change AS dirilis naik sebanyak 239K, lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada 195K (F) dan 192K (P). Sedangkan tingkat pengangguran AS tercatat mengalami kenaikan dari 3.5% menjadi 3.7%. Sementara itu, dalam laporan Average Hourly Earnings (YoY), tercatat bahwa inflasi upah di AS mengalami perlambatan dari 5.0% menjadi 4.7%.

Dari laporan tersebut, investor secara luas cukup khawatir bahwa suku bunga yang terlalu tinggi dapat memberikan tekanan pada tingkat pendapatan tenaga kerja yang memperburuk pertumbuhan di sektor tenaga kerja Amerika. Sejak laporan tenaga kerja dirilis probability terhadap kenaikan suku bunga Fed menurun.

Survei oleh CME terhadap peluang kenaikan berikutnya pada pertemuan Desember tampak hampir berimbang – dengan peluang kenaikan 75bps dan 50bps, masing-masing berada pada kisaran 48% dan 52.0%. Survei memunculkan spekulasi bahwa Fed akan memulai memperlambat laju kenaikan pada Desember mendatang.

Dipasar spot, harga emas ditutup menguat sebanyak $56.20 atau 3.34% berakhir pada level $1,684.21 per ons, setelah uji terendah $1,628 dan tertinggi $1,684. Emas berjangka kontrak Desember ditutup menguat sebanyak $45.70 atau 2.73% berakhir pada level $1,676.60 per ons di Divisi Comex. Sedangkan Indeks Dolar AS melemah sebanyak 217 poin atau 1.96% berakhir pada level 110.79, setelah uji terendah 110.71 dan tertinggi 113.

Matauang

Dipasar matauang utama dunia, seluruh rival Dolar mendapatkan dukungan naik karena laporan tenaga kerja AS memberikan signal rapuhnya sektor tenaga kerja AS ditengah tingginya suku bunga Bank Sentral. Melambatnya laju upah dan tingkat pengangguran yang meningkat mendorong investor meninggalkan Dolar sebagai safehaven utama dan beralih pada emas dan risk-off.

Pasangan GBP/USD menjadi pemain terbaik selama sesi perdagangan Jumat (4/11), mencatatkan keuntungan sebanyak 213 poin atau 1.87% berakhir pada level 1.1373. EUR/USD ditutup menguat sebanyak 210 poin atau 2.11% berakhir pada level 0.9958, setelah uji terendah 0.9741 dan tertinggi 0.9966. Sedangkan AUD/USD menguat sebanyak 180 poin atau 2.78% berakhir pada level 0.6470, setelah uji terendah 0.6284 dan tertinggi 0.6482. Yen Jepang, diperdagangkan menguat ke level 146.62, turun sebanyak 156 poin atau 1.06%.

Minyak

Harga minyak mentah dunia melonjak ditengah pelemahan Dolar AS Amerika karena hasil laporan tenaga kerja AS yang dirilis lebih baik dari perkiraan namun menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Dukungan lainnya datang dari, laporan pemangkasan produksi minyak mentah OPEC dan larangan Uni Eropa terhadap minyak Rusia.

Menurut laporan, Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, sepakat untuk memangkas produksi minyak mentah hampir 2 juta BPD. Disisi lain, harga minyak sangat diuntungkan dari laporan larangan zona euro terhadap minyak Rusia, yang akan dimulai pada 5 Desember, akan semakin menekan pasokan minyak, yang berarti bahwa ada kemungkinan WTI berpotensi mencapai $100 per barel pada akhir tahun. Pasalnya, pasokan minyak Eropa akan menurun sedangkan konsumsi selama musim dingin akan semakin tinggi.

Dipasar spot, harga minyak ditutup menguat sebanyak $4.65 atau 5.02% berakhir pada level $92.61 per barel. Minyak mentah berjangka WTI AS ditutup menguat sebanyak $4.44 atau 3.96% berakhir pada level $92.61 per barel. Sedangkan minyak mentah berjangka Brent London ditutup menguat sebanyak $3.90 atau 3.96% berakhir pada level $98.57 per barel.

Sentimen

Memasuki sesi perdagangan pekan ini, perhatian pasar global akan tertuju pada angka CPI AS yang akan dirilis pada hari Kamis (10/11). Laporan CPI akan cukup berdampak besar pada ekspektasi kebijakan Fed pada pertemuan Desember.

Tags: fed perlambat kenaikan suku bunga
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
US Market

Spekulasi Pengetatan Kebijakan Fed Dongkak Dolar; Euro Melemah

by admin_mab 11/09/2026

Dolar AS menguat pada hari Kamis seiring percepatan inflasi harga produsen tahunan AS yang memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Federal

Commodities

Harga Emas Bertahan di Dekat $4.400 Setelah Rebound;

by admin_mab 03/09/2026

Harga emas bertahan di kisaran $4.400 per ons pada hari Kamis setelah rebound sebesar 1% pada sesi sebelumnya, seiring meredanya

Commodities

Harga Emas Turun dari Level Tertinggi Dua Bulan

by admin_mab 13/08/2026

Harga emas turun pada hari Kamis setelah mundur dari level tertinggi baru dalam dua bulan, karena investor mempertimbangkan dukungan dari

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.