Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Dolar Anjlok, Emas Kembali Jadi Primadona
Currency

Dolar Anjlok, Emas Kembali Jadi Primadona

by admin_mab 21/02/2024 0 Comment

Langkah People Bank of China (PBoC) untuk menurunkan suku bunga pinjaman tidak sepenuhnya direspon baik oleh pasar keuangan secara global, hal tersebut justru meningkatkan kekhawatiran tentang resesi yang terjadi pada ekonomi China. Pelaku pasar melihat bahwa masih banyak hal yang harus dilakukan untuk mengembalikan ekonomi Tiongkok ke masa prapandemi.

  • PBoC Loan Prime Rate 5Y (Feb), 3.95% (A) vs. 4.10% (F) vs. 4.20% (P)
  • PBoC Loan Prime Rate, 3.40% (A) vs. 3.40% (F) vs. 3.45% (P)

Merespon hal tersebut, Harga emas menjadi satu-satunya tempat berlindung ditengah ketidakpastian ekonomi global. Sedangkan indeks Dolar AS justru melemah tajam karena kekhawatiran berlebih pada ekonomi AS akibat suku bunga tinggi, inflasi yang masih terus meroket dan ketidakstabilan sektor tenaga kerja AS.

Pelaku pasar terus mengantisipasi pembacaan risalah pertemuan FOMC sebagai petunjuk mengenai sikap kebijakan Fed, sehingga memperkuat emas sebagai lindung nilai utama.

Hingga jelang penutupan perdagangan Selasa (20/2) pada pukul 04:00 WIB, harga emas diperdagangkan menguat sebanyak $6.56 atau 0.33% pada level $2,024.40 per ons, setelah capai tertinggi $2,030 dan terendah $2,014.

Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak April sebagai kontrak teraktif saat ini, diperdagangkan menguat sebanyak $11.70 atau 0.58% pada level $2,035.80 per ons, setelah capai tertinggi $2,042 dan terendah $2,026 di Divisi Comex.

Sedangkan Indeks Dolar AS diperdagangkan melemah sebanyak 20 poin atau 0.19% pada level 104.08, etelah capai terendah 103.80.

Matauang

Pasar matauang berisiko diperdagangkan menguat terhadap Dolar ditengah penurunan tajam yang terjadi sepanjang sesu perdagangan Selasa (20/2).

Pasangan GBP/USD diperdagangkan menguat mencapai tertinggi 1.26678, dorongan lainnya juga datang dari Pengambil kebijakan Bank of England (BoE) yang memberikan kesaksian mengenai inflasi dan prospek ekonomi di hadapan Parlemen.

Gubernur Andrew Bailey mengatakan bahwa perekonomian Inggris berada pada tingkat full employment dan menambahkan bahwa ekonomi Inggris sudah menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Bailey menambahkan inflasi tidak perlu turun kembali ke 2% sebelum penurunan suku bunga terjadi, dan berkomentar bahwa tidak masuk akal untuk mengharapkan penurunan suku bunga tahun ini.

Berikut adalah pergerakkan pasar matauang jelang penutupan perdagangan 15 Februari 2024 pada pukul 04:00 WIB,

  • AUDUSD : 0.65484 , +10 / +0.15%
  • EURUSD : 1.08069 , +30 / +0.27%
  • GBPUSD : 1.26190 , +24 / +0.19%
  • NZDUSD : 0.61635 , +14 / +0.22%
  • USDJPY : 150.014 , -11 / -0.07%
  • USDCAD : 1.35246 , +37 / +0.27%
  • USDCHF : 0.88202 , -1 / -0.02%
  • USDCNH : 7.19750 , -104 / -0.14%

Minyak

Harga minyak mentah dunia diperdagangkan melemah tajam selama sesi perdagangan Selasa (20/2), di tengah kekhawatiran baru bahwa produksi Minyak Mentah global akan melampaui pertumbuhan dengan margin yang jauh lebih besar dari perkiraan awal.

Pada tahun 2023, pasar Minyak Mentah pada awalnya mengantisipasi bahwa produksi global akan mengurangi permintaan dengan margin yang besar, sehingga membatasi pasokan secara drastis dan membuat harga minyak melonjak, namun pertumbuhan yang lambat di pasar permintaan utama, khususnya Tiongkok, telah mengubah ekspektasi pasar tentang penurunan pasokan menjadi kekhawatiran baru seputar ancaman kelebihan pasokan akibat rekor jumlah produksi minyak dari negara-negara di luar Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Berikut adalah pergerakkan harga minyak jelang penutupan perdagangan 19 Februari 2024 pada pukul 04:00 WIB,

  • OIL (SPOT) : $77.06 , -$1.06 / -1.36%
  • WTI : $77.15 , -$1.31 / -1.67%
  • BRENT : $82.34 , -$1.22 / -1.46%

Sentimen

Selama perdagangan Rabu (21/2), fokus utama pasar global akan tertuju pada pembacaan risalah pertemuan FOMC Januari.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) akan merilis Risalah pertemuan terbaru pada hari Rabu malam waktu AS (Kamis dini hari waktu Jakarta). Dokumen tersebut kemungkinan akan memberikan petunjuk baru mengenai apa yang dipertimbangkan oleh para pembuat kebijakan dalam pertemuan terakhir mereka untuk menolak penurunan suku bunga pada bulan Maret. Pasar akan mencoba menilai peluang dan signal seputar tanggal penurunan suku bunga yang akan datang.

Beberapa data ekonomi penting juga akan dirilis hari ini, diantaranya : Inflasi Inggris, Data Perumahan AS dan Consumer Confidence AS.

Tags: Dolar emas fed FOMC minyak
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Uncategorized

Yen Tertekan oleh Penguatan Dolar

by admin_mab 24/09/2026

Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 158 per dolar pada hari Kamis, bertahan di dekat level terendah dalam tiga minggu akibat

Currency

Dolar Bertahan di Dekat Level Tertinggi Sejak Juli

by admin_mab 23/09/2026

Indeks dolar menguat tipis ke level 100,6 pada hari Selasa, bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Juli, karena mata

Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.