Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Dolar Anjlok, Sementara Emas Naik Tajam Ditengah Antisipasi Penurunan Suku Bunga the Fed
Currency

Dolar Anjlok, Sementara Emas Naik Tajam Ditengah Antisipasi Penurunan Suku Bunga the Fed

by admin_mab 29/11/2023 0 Comment

Harga emas diperdagangkan melonjak tajam, mencapai level tertinggi sejak 10 Mei merespon kesaksian member Federal Reserves AS dan mengabaikan sentimen laporan Consumer Confidence AS yang dirilis dengan hasil yang cukup baik.

Harga emas menguat tanpa perlawanan sejak awal perdagangan Asia Selasa (28/11) dan mencatatkan rekor tertinggi pada $2,028 sebelum data ekonomi dan kesaksian member the Fed dirilis. Harga emas terus melanjutkan penguatan dipertengahan sesi Amerika mencapai tertinggi $2,042 per ons setelah nada Dovish yang disampaikan oleh Gubernur Federal Reserve (Fed) Christopher Waller.

Dalam komentarnya Waller menegaskan kepada publik bahwa ia tidak melihat alasan untuk terus mempertahankan suku bunga pada tingkat tinggi jika inflasi terus menurun.

Tak hanya Emas, komentar tersebut juga mendorong pasar saham Amerika melonjak karena meningkatnya harapan tentang akhir dari siklus pengetatan kebijakan moneter oleh Bank Sentral

Berikut adalah pergerakkan indeks saham utama AS Selasa 28 November 2023 pukul 03:30 WIB,

  • Dow Jones : 35,393.68 , +60.21 / +0.17%
  • S&P 500 : 4,554.06 , +3.63 / +0.08%
  • Nasdaq : 14,249.00 , +7.98 / +0.06%

Hingga jelang penutupan perdagangan Selasa (28/11) pada pukul 03:30 WIB, Harga emas (spot) mencatatkan kenaikan sebanyak $27.05 atau 1.34% pada level $2,040.69 per ons, setelah capai tertinggi $2,042 dan terendah $2,010. Sedangkan emas berjangka kontrak Desember mencatatkan kenaikan sebanyak $28.80 atau 1.43% pada level $2,041.20 per ons, setelah capai tertinggi $2,044 dan terendah $2,011 di Divisi Comex.

Memasuki sesi perdagangan Rabu (29/11), fokus utama pasar akan bergeser pada data inflasi (PCE Inti) dan GDP AS. Sementara itu, Serangkaian jadwal press Conference member FOMC termasuk kesaksian Kepala The Fed Jerome Powell akan menjadi fokus utama pasar hingga akhir pekan ini.

Kepala the Fed Jerome Powell akan berbicara dalam diskusi singkat di Spelman College, Atlanta, di mana pimpinan Fed tersebut akan membahas “Jalur Menuju Mobilitas Ekonomi”.

Matauang

Indeks Dolar Amerika turun tajam untuk hari keempat berturut-turut, karena pelaku pasar tertuju dengan komendar Dovish Gubernur Federal Reserve (Fed) Christopher Waller dan mengabaikan komentar lain dari Gubernur Federal Reserve (Fed) Michelle Bowman yang bernada hawkish.

Berbanding terbalik dengan komentar Hawkish Bowman yang terus mendukung progres kenaikan suku bunga meski data ekonomi memberikan signal yang abu-abu, Waller justru secara mengejutkan publik dengan menegaskan bahwa diriny tidak melihat alasan untuk terus mempertahankan suku bunga pada tingkat tinggi jika inflasi terus menurun.

Sejauh pantauan Fed Watch Tools, 97.6% melihat tidak akan ada kenaikan suku bunga pada pertemuan 13 Desember mendatang. Sedangkan peluang penurunan suku bunga pertama akan dilakukan pada Mei dengan probability sekitar 63.9% naik dari 49.5% sehari sebelumnya.

Pada Pukul 03:30 WIB – Indeks Dolar AS bergerak melemah sekitar 38 poin atau 0.37% pada level 102.84, setelah capai tertinggi 103.32 dan terendah 102.61.

Dipasar rival utamanya, Yen Jepang menguat tajam terhadap Dolar AS, mendekati level terendah minggu lalu – USD/JPY menetap pada kisaran 147.460, turun 120 poin atau 0.81% saat berita ini ditulis.

Pound Sterling (GBP) dan matauang berisiko lainnya menguat tajam untuk hari keempat berturut-turut seiring melemahnya Greenback.

Berikut adalah pergerakkan pasar matauang jelang penutupan 28 November 2023 pukul 03:30 WIB,

  • AUDUSD : 0.66453 , +40 / +0.61%
  • EURUSD : 1.09883 , +36 / +0.33%
  • GBPUSD : 1.26921 , +65 / +0.51%
  • NZDUSD : 0.61328 , +35 / +0.58%
  • USDJPY : 147.460 , -120 / -0.81%
  • USDCAD : 1.35750 , -39 / -0.28%
  • USDCHF : 0.87797 , -23 / -0.26%
  • USDCNH : 7.13560 , -187 / -0.26%

Minyak

Harga minyak mentah dunia rebound setelah melemah selama empat hari perdagangan berturut-turut ditengah sentimen pasar yang memburuk karena ketegangan diantara negara-negara anggota OPEC, yang menyebabkan tertundanya pertemuan para menteri keuangan OPEC pekan lalu, yang diundur ke tanggal 30.

Pasar minyak rebound jelang dirilis data stok minyak mentah oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Administration (EIA).

Berikut adalah pergerakkan harga minyak pada 28 November 2023 pukul 03:30 WIB,

  • OIL (SPOT) : $76.44 , +$1.33 / +1.77%
  • WTI : $76.41 , +$1.55 / +2.07%
  • BRENT : $81.47 , +$1.60 / +2.00%

Sentimen

Memasuki sesi perdagangan Rabu (29/11), fokus utama pasar akan bergeser pada data inflasi (PCE Inti) dan GDP AS. Sementara itu, Serangkaian jadwal press Conference member FOMC termasuk kesaksian Kepala The Fed Jerome Powell akan menjadi fokus utama pasar hingga akhir pekan ini.

Kepala the Fed Jerome Powell akan berbicara dalam diskusi singkat di Spelman College, Atlanta, di mana pimpinan Fed tersebut akan membahas “Jalur Menuju Mobilitas Ekonomi”.

Tags: Dolar anjlok emas naik fed Matauang minyak Suku Bunga
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

US Market

Spekulasi Pengetatan Kebijakan Fed Dongkak Dolar; Euro Melemah

by admin_mab 11/09/2026

Dolar AS menguat pada hari Kamis seiring percepatan inflasi harga produsen tahunan AS yang memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Federal

Commodities

Harga Emas Bertahan di Dekat $4.400 Setelah Rebound;

by admin_mab 03/09/2026

Harga emas bertahan di kisaran $4.400 per ons pada hari Kamis setelah rebound sebesar 1% pada sesi sebelumnya, seiring meredanya

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.