Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Dolar Menguat, Harga Emas Anjlok Uji Terendah $1,975
Currency

Dolar Menguat, Harga Emas Anjlok Uji Terendah $1,975

by admin_mab 12/12/2023 0 Comment

Pasar keuangan global diperdagangkan cukup volatile selama sesi perdagangan awal pekan (11/12), meski sentimen pasar cukup tenang sepanjang perdagangan berlangsung karena minimnya data ekonomi.

Meski demikian, Pelaku pasar terus bersikap waspada jelang data kunci inflasi Amerika dan pertemuan sederetan bank sentral dunia – dimulai dari Federal Reserves AS, Bank Sentral Eropa, Inggris hingga Rusia pada Kamis dan Jumat mendatang.

Dolar diperdagangkan datar namun mencoba bertahan diatas level 104 ditengah pelemahan Yen Jepang merespon komentar Bank Sentral Jepang yang memberikan signal bahwa suku bunga belum akan berubah pada pertemuan Desember.

Hingga jelang penutupan perdagangan Senin (11/12) pada pukul 03:30 WIB, Dolar diperdagangkan naik sebanyak 12 poin atau 0.12% pada level 104.10, setelah capai tertinggi 104.27 dan terendah 103.92. USD/JPY naik sebanyak 125 poin atau 0.86% pada level 146.20, setelah capai tertinggi 146.582 dan terendah 144.805.

EUR/USD mencoba bergerak lebih tinggi selama sesi perdagangan Asia (11/12) pada 1.07786 dan kembali memperpanjang kerugian minggu lalu setelah terjun ke level terendah dalam tiga minggu di bawah 1,0730 pada hari Jumat (8/12). Sedangkan GBP/USD diperdagangkan naik jelang pertemuan Bank Sentral Inggris pada Kamis mendatang.

Berikut adalah pergerakkan pasar matauang jelang penutupan 11 Desember 2023 pada pukul 03:30 WIB,

  • AUDUSD : 0.65655 , -10 / -0.16%
  • EURUSD : 1.07620 , +2 / +0.01%
  • GBPUSD : 1.25555 , +9 / +0.07%
  • NZDUSD : 0.61258 , +7 / +0.11%
  • USDJPY : 146.200 , +125 / +0.86%
  • USDCAD : 1.35693 , -14 / -0.10%
  • USDCHF : 0.87867 , +211 / +2.46%
  • USDCNH : 7.18860 , +90 / +0.13%

Emas

Pasar emas bergerak lebih rendah selama sesi perdagangan awal pekan ini(11/12) – bergerak dengan kisaran perdagangan yang tidak terlalu besar selama sesi Asia hingga Eropa, dan mempertajam penurunannya selama sesi perdagangan Amerika karena Dolar mencoba catatkan level tertinggi baru ditengah minimnya data dan antisipasi pasar jelang data kunci inflasi AS dan pertemuan sederetan bank sentral dunia pada Kamis mendatang.

Kuatnya Dolar dan imbal hasil obligasi AS mendorong harga emas bergerak lebih rendah dan terus bertahan dibawah level $2,000 per ons. Harga emas (spot) mencatatkan kerugian sebesar $23.56 atau 1.18% pada level $1,980.89 per ons saat berita ini ditulis pada pukul 03:30 WIB, setelah capai level tertinggi $2,007 dan terendah $1,975.

Pada saat yang sama, Harga Emas berjangka kontrak Februari – sebagai kontrak teraktif saat ini diperdagangkan turun sebanyak $17.70 atau 1.84% pada level $1,996.80 per ons, setelah capai tertinggi $2,023 dan terendah $1,991 di Divisi Comex.

Pada perdagangan Selasa (12/12), fokus pasar akan tertuju pada laporan inflasi konsumen AS pada pukul 20:30 WIB. Dan selama pekan kedepan, fokus akan tertuju pada pertemuan Federal Reserves AS pada Kamis dini hari pukul 02:00 WIB. Dalam pertemuan akhir tahun ini, the Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap pada level saat ini 5.25%-5.50%.

Investor akan memusatkan perhatiannya pada kesaksian kepala Federal Reserves AS Jerome Powell tentang bagaimana prospek kebijakan moneter ditahun mendatang.

Minyak

Harga minyak mentah dunia kembali naik – memperpanjang pemulihan untuk hari ke-3 berturut-turut setelah anjlok hingga dibawah level $70 per barrel minggu lalu. Menguatnya Dolar Amerika membantu harga minyak menguat cukup signifikan meski sentimen pasar masih belum stabil.

Penurunan harga minyak WTI baru-baru ini telah mendorong permintaan dari AS, yang telah memulai pembelian hingga tiga juta barel minyak mentah untuk memulihkan jumlah Cadangan Minyak Strategis (SPR), dengan pengiriman dijadwalkan pada Maret 2024. Langkah ini dilakukan setelah SPR mencapai level terendah dalam hampir 40 tahun selama setahun terakhir.

Disisi lain, Kekhawatiran tentang lemahnya permintaan global dan tingkat produksi yang terus menerus meningkat menjadi sentimen negatif yang dapat menyeret harga minyak kembali terkoreksi.

Berikut adalah pergerakkan harga minyak jelang penutupan 11 Desember 2023 pukul 03:30 WIB,

  • OIL (SPOT) : $71.53 , +$0.18 / +0.25%
  • WTI : $71.33 , +$0.10 / +0.14%
  • BRENT : $76.03 , +$0.19 / +0.25%

Sentimen

Selama perdagangan Selasa (12/12), fokus pasar akan tertuju pada laporan inflasi konsumen AS pada pukul 20:30 WIB. Laporan tersebut akan mempertegas signal seputar kebijakan moneter the Fed.

Dalam pekan ini, fokus pasar akan tertuju pada pertemuan Federal Reserves AS pada Kamis dini hari pukul 02:00 WIB. Dalam pertemuan akhir tahun ini, the Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap pada level saat ini 5.25%-5.50%. Investor akan memusatkan perhatiannya pada kesaksian kepala Federal Reserves AS Jerome Powell tentang bagaimana prospek kebijakan moneter ditahun mendatang.

Tags: Dolar Menguat emas anjlok fed Pasar Keuangan Global
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Currency

Mata Uang Asia Cenderung Stagnan, Dolar Menguat Tipis

by admin_mab 23/09/2026

Sebagian besar mata uang Asia bergerak dalam kisaran sempit pada hari Rabu, sementara dolar menguat karena optimisme terkait penurunan harga

Currency

Dolar Bertahan di Dekat Level Tertinggi Sejak Juli

by admin_mab 23/09/2026

Indeks dolar menguat tipis ke level 100,6 pada hari Selasa, bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Juli, karena mata

US Market

Spekulasi Pengetatan Kebijakan Fed Dongkak Dolar; Euro Melemah

by admin_mab 11/09/2026

Dolar AS menguat pada hari Kamis seiring percepatan inflasi harga produsen tahunan AS yang memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Federal

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.