Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Dolar Menguat, Pasar Risk-off Kembali Tertekan
Currency

Dolar Menguat, Pasar Risk-off Kembali Tertekan

by admin_mab 24/02/2023 0 Comment

Indeks Dolar Amerika diperdagangkan menguat, kembali mencatatkan level tertinggi baru sejak 6 Januari lalu setelah serangkaian data ekonomi AS menunjukkan tingkat inflasi yang masih tinggi dan memperkuat harapan pengetatan kebijakan moneter oleh the Fed hingga kenaikan suku bunga 50bps pada pertemuan 23 Maret mendatang.

👍 US Chicago Fed National Activity (Jan), 0.23 (A) vs. -0.49 (P)
👍 US Core PCE Prices (Q4), 4.30% (A) vs. 3.90% (F) vs. 3.90% (P)
👎 US GDP (QoQ) (Q4), 2.7% (A) vs. 2.9% (F) vs. 2.9% (P)
👍 US Initial Jobless Claims, 192K (A) vs. 200K (F) vs. 194K (P)

Disisi lain, Penguatan Dolar terlihat terbatas karena imbal hasil Treasury AS bergerak sedikit lebih rendah, dengan imbal hasil 10 tahun turun dari level tertinggi tiga bulan. Dolar menyelesaikan perdagangan Kamis (23/2) dengan keuntungan sekitar 8 poin atau 0.08% berakhir pada level $104.61, setelah uji tertinggi 104.78 dan terendah 104.31.

Pasar matauang berisiko berakhir campuran setelah bergejolak sepanjang sesi perdagangan Kamis pada kisaran yang cukup lebar. AUD/USD berombak pada kisaran 0.6841 – 0.6781, sebelum akhirnya berakhir naik tipis hanya sekitar 3 poin atau 0.05% berakhir pada level 0.6806. Aussie menjadi pemain terbaik terhadap Dolar karena dukungan meningkatnya harga minyak mentah dunia ditengah harapan pulihnya permintaan dan pemotongan produksi minyak Rusia.

Euro berakhir melemah setelah Inflasi Eropa dilaporkan turun pada tingkat bulanan namun masih terus meningkat pada percepatan tahunan. EUR/USD berakhir melemah sekitar 9 poin atau 0.08% berakhir pada level 1.0595, setelah uji tertinggi 1.0627 dan terendah 1.0576. GBP/USD telah menjadi pemain terburuk disesi perdagangan Kamis (23/2), berakhir melemah sekitar 30 poin atau 0.25% berakhir pada level 1.2012, setelah uji terendah 1.1991 dan tertinggi 1.2074.

Emas

Harga emas melemah – mencatatkan level terendah baru dalam tujuh minggu pada kisaran $1.817. Harga emas melemah ditengah spekulasi bahwa para pembuat kebijakan Federal Reserve (Fed) dapat mencapai tingkat terminal sedini mungkin karena pasar tenaga kerja yang optimis di Amerika Serikat mendukung Indeks Harga Konsumen (IHK) bergeser lebih cepat.

Dipasar spot, harga emas berakhir melemah sebanyak $3.0 atau 0.16% berakhir pada level $1,822.02 per ons, setelah diperdagangkan mencapai level terendah $1,817 dan tertinggi $1,833. Sementara emas berjangka kontrak April berakhir melemah sebanyak $7.40 atau 0.41% berakhir pada level $1,826.80 per ons di Divisi Comex.

Minyak

Harga minyak mentah dunia berbalik menguat, setelah melemah disesi perdagangan Rabu (22/2) karena pasar kembali optimis tentang Pembukaan kembali China membantu peningkatan permintaan minyak. Menurut Morgan Stanley, permintaan minyak global akan tumbuh sekitar 36%, berdasarkan pencabutan pembatasan Covid-19 di China. Selain itu, rencana Rusia untuk memangkas produksi minyaknya sebesar 500 ribu barel per hari membantu harga minyak terus menguat.

Dipasar spot, harga minyak ditutup menguat sebanyak $1.73 atau 2.29% berakhir pada level $75.61 per barel. Minyak mentah berjangka WTI AS menguat sekitar $1.44 atau 1.91% berakhir pada level $75.39 per barel, Sementara Brent London naik sekitar $1.50 atau 1.83% berakhir pada level $81.95 per barel.

Sentimen

Memasuki sesi perdagangan akhir pekan (24/2), fokus utama pasar global akan tertuju pada serangkaian data ekonomi Amerika malam nanti (perhatikan Kalender Jumat), beberapa diantaranya: Personal Income, Personal Spending, PCE Price & New Home Sales. Semakin kuat data, akan mendorong spekulasi the fed untuk melanjutkan pengetatan kebijakan moneternya.

Tags: Dolar Menguat Ekonomi AS emas euro Indeks Dolar Amerika minyak Sentimen
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Currency

Mata Uang Asia Cenderung Stagnan, Dolar Menguat Tipis

by admin_mab 23/09/2026

Sebagian besar mata uang Asia bergerak dalam kisaran sempit pada hari Rabu, sementara dolar menguat karena optimisme terkait penurunan harga

Currency

Dolar Bertahan di Dekat Level Tertinggi Sejak Juli

by admin_mab 23/09/2026

Indeks dolar menguat tipis ke level 100,6 pada hari Selasa, bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Juli, karena mata

Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.