Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Dolar Merosot Susul Komentar Powell, Emas Sentuh $1,977 Naik Hampir $150 Sejak Perang Israel-Hammas
Currency

Dolar Merosot Susul Komentar Powell, Emas Sentuh $1,977 Naik Hampir $150 Sejak Perang Israel-Hammas

by admin_mab 20/10/2023 0 Comment

Ketegangan di Timur Tengah sejauh ini tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, dan jutru kian memanas dan semakin menyeret kemarahan negara-negara tetangga. Ketegangan geopolitik terus meningkat seiring dengan maraknya protes anti-Israel di Timur Tengah.

Sejak Amerika masuk dalam Konflik untuk mendukung Israel, kini memicu reaksi yang semakin panas oleh Iran, Irak, Lebanon, dan Turki. Baru-baru ini, Senat AS memberikan suara 97-0 untuk mengeluarkan resolusi yang mendukung Israel.

Seperti yang diperingatkan sebelumnya bahwa ketika stabilitas di Gaza terus memburuk, pasar semakin khawatir bahwa ketegangan dapat meningkat hingga perselisihan tersebut dapat meluas menjadi perselisihan politik antara Amerika Serikat dan negara-negara tetangga di wilayah tersebut. Hal ini, akan terus menekan aset berisiko dan mendorong permintaan safehaven, khususnya emas yang akan terus meningkat.

Harga minyak juga diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, dan berpotensi menekan ekonomi negara-negara di Dunia karena inflasi yang tak terkontrol.

Hingga akhir perdagangan Kamis (19/11). Harga emas (spot) berakhir menguat sebanyak $26.69 atau 1.37% pada level $1,973.97 per ons penutupan tertinggi dalam 2 bulan, setelah capai tertinggi $1,977 dan terendah $1,945. Sedangkan emas berjangka kontrak Desember berakhir menguat sekitar $25.40 atau 1.30% pada level $1,986.70 per ons, setelah capai tertinggi $1,990 dan terendah $1,957 di Divisi Comex.

Sedangkan Harga minyak mentahs dunia ditutup melonjak tajam mendekati level $90 per barel.

  • OIL (SPOT) : $88.95 , +$1.95 / +2.24%
  • WTI : $89.26 , +$2.14 / +2.46%
  • BRENT : $92.38 , +$0.88 / +0.96%

Dolar

Indeks Dolar AS gagal menjadi perburuan utama safehaven ditengah konflik yang terjadi di Timur Tangeh dan terfokus pada fundamental negara setelah Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell dalam kesaksiannya menyarankan bank sentral tidak akan menaikkan suku bunga dalam jangka pendek.

Dolar menyelesaikan perdagangan Kamis (19/11) dengan kerugian sebesar 33 poin atau 0.31% pada level 106.24, setelah capai tertinggi 106.67 dan terendah 105.93.

Mata uang Yen Jepang bergerak dalam kisaran yang relatif sempit dibandingkan matauang lainnya terhadap Dolar AS ditengah gelojak matauang yang terjadi baru-baru ini ditengah konflik yang terjadi di Tumur Tengah. Hal ini terjadi karena investor berhati-hati atas tanda-tanda intervensi oleh otoritas Jepang mengingat Yen berada di dekat level psikologis 150 dimana BoJ melakukan intervensi sebelumnya di level tersebut.

Pasangan GBP/USD mengakhiri perdagangan Kamis (19/11) dengan datar – menetap pada level 1.21411, setelah mencapai titik terendah mingguan pada area 1.20896 dan tertinggi 1.21910. Hari ini, Inggris akan melaporkan data Penjualan Ritel dan Pinjaman Bersih Sektor Publik bulan September.

  • AUDUSD : 0.6327 , -8 / -0.13%
  • EURUSD : 1.0580 , +45 / +0.43%
  • GBPUSD : 1.2141 , +1 / +0.01%
  • NZDUSD : 0.5848 , -7 / -0.12%
  • USDJPY : 149.78 , -13 / -0.09%
  • USDCAD : 1.3717 , +3 / +0.02%
  • USDCHF : 0.8914 , -75 / -0.83%
  • USDCNH : 7.3320 , +88 / +0.12%

Sentimen

Sejauh ini, Konflik Israel-Hammas masih akan menjadi fokus utama pasar global, terlebih setelah AS mengeluarkan peringatan perjalanan di seluruh dunia / Worldwide Travel Alert merespon ketegangan geopolitik yang meluas dan memicu banyak aksi protest diseluruh Dunia yang berakhir ricuh.

Sementara itu, Dari rangkaian data ekonomi, selama sesi perdagangan Jumat (20/11), Investor akan difokuskan Indeks Harga Konsumen Nasional Jepang dan keputusan suku bunga PBOC selama sesi Asia hari ini. Disesi Eropa, pasar akan melihat hasil laporan Penjualan Ritel Inggris dan Indeks Harga Produsen Jerman.

Tags: Dolar emas Timur Tengah
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Uncategorized

Yen Tertekan oleh Penguatan Dolar

by admin_mab 24/09/2026

Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 158 per dolar pada hari Kamis, bertahan di dekat level terendah dalam tiga minggu akibat

Currency

Dolar Bertahan di Dekat Level Tertinggi Sejak Juli

by admin_mab 23/09/2026

Indeks dolar menguat tipis ke level 100,6 pada hari Selasa, bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Juli, karena mata

Currency

Dolar Menghentikan Reli Enam Hari Usai Kenaikan Suku

by admin_mab 18/09/2026

Pada hari Kamis, dolar AS menghentikan tren penguatan selama enam sesi berturut-turut, sehari setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga sesuai

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.