Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Dolar Rebound, Jelang Pertemuan FOMC Malam Ini
Currency

Dolar Rebound, Jelang Pertemuan FOMC Malam Ini

by admin_mab 02/11/2022 0 Comment

Dolar diperdagangkan cukup fluktuatif selama sesi perdagangan Selasa (1/11) ditengah spekulasi tentang kenaikan terkahir suku bunga 75bps oleh Fed pada pertemuan 3 November dini hari nanti – bercampur dengan harapan bahwa Fed akan memperlambat laju kenaikan suku bunga pada pertemuan Desember dan tahun mendatang.

Dolar berakhir datar – hampir tidak berubah dan hanya mencatatkan kerugian sebanyak 2 poin atau 0.02% berakhir pada level 111.55, setelah uji terendah 110.70 dan tertinggi 111.79. Dolar berhasil rebound dari terendah Selasa setelah laporan Manufakturing PMI AS dirilis lebih baik dari perkiraan.

PMI Manufaktur AS menunjukkan bahwa aktifitas manufactur di AS menguat ke level 50.4, lebih tinggi dari perkiraan dan data sebelumnya pada 49.0 (F) dan 49.9 (P). Dari lembaga ISM, PMI Manufaktur AS tercatat terkontraksi ke level 50.2 dari 50.9, lebih tinggi dari perkiraan pada 50.0 (F).

Matauang

Dolar Australia berakhir dengan kerugian tipis, setelah sempat menguat disesi perdagangan awal Asia capai tertinggi 0.6463. Investor terlihat enggan merespon banyak hasil pertemuan Reserve Bank of Australia yang memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 bps menjadi 2.85%, seperti yang sudah diantisipasi Investor. Hingga akhir perdagangan Selasa (1/11), AUD/USD berakhir melemah sebanyak 1 poin atau 0.02% berakhir pada level 0.6392, setelah uji tertinggi 0.6463 dan terendah 0.6376.

Dipasar matauang Asia lainnya, Yen Jepang berakhir menguat ke level 148.26, turun sebanyak 45 poin atau 0.30%. Di Eropa, Pasangan matauang EUR/USD berakhir melemah sebanyak 3 poin atau 0.03% berakhir pada level 0.9879, setelah uji tertinggi 0.9953 dan terendah 0.9852.

Pasangan GBP/USD mengakhiri perdagangan Selasa (1/11) dengan keuntungan sekitar 16 poin atau 0.14% berakhir pada level 1.1484. Sentimen pasar cukup positif selama sesi Asia dan Eropa, mendorong GBP ke tertinggi 1.1565. Sayangnya, optimime pasar menghilang selama sesi Amerika setelah indikator makroekonomi AS dilaporkan membaik. Dari sisi internal, Laporan PMI Inggris masih terlihat mengkhawatirkan – setelah PMI Manufaktur Inggris masih berada dibawah level pikologis 50, yakni pada level 46.2, turun dari 48.4.

Emas

Harga emas menghapus setengah keuntungan hariannya dan tertekan kembali dibawah $1,650 setelah Dolar rebound dari sesi terendah hariannya. Melemahnya imbal hasil obligasi AS jelang pertemuan FOMC dini hari nanti dan laporan PMI Manufaktur AS yang membaik telah memberikan dukungan positif pada pasar Dolar.

Dipasar spot, harga emas diperdagangkan menguat sebanyak $14.52 atau 0.88% berakhir pada level $1,647.32 per ons, setelah uji tertinggi $1,656 dan terendah $1,630. Sementara emas berjangka kontrak Desember ditutup menguat sebanyak $9.00 atau 0.55% berakhir pada level $1,649.70 per ons di Divisi Comex.

Fundamental utama emas akan terfokus pada pertemuan FOMC malam ini, pada 3 November dini hari. Dalam pertemuan ini, Fed diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 75bps untuk ke empat kalinya dan membahas peluang untuk mempersempit skala kenaikan suku bunga pada pertemuan berikutnya. Berdasarkan survei oleh CME, peluang kenaikan suku bunga sebesar 75bps berada pada 85.5%, lebih tinggi dibandingkan hasil survei pada 30 September lalu pada 56.5%.

Minyak

Harga minyak mentah dunia berbalik menguat selama sesi perdagangan Selasa (1/11), setelah terkoreksi tajam dalam dua sesi perdagangan berturut-turut. Penguatan Harga minyak terjadi menyusul laporan Manufacturing PMI China oleh Caixin yang dirilis meningkat ke level 49.2 selama periode Oktober – lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada 49.0 (F) dan 48.1 (P).

Dipasar spot, harga minyak tercatat naik sebanyak $2.37 atau 2.68 atau berakhir pada level $88.59 per barel. Minyak mentah WTI AS menguat sebanyak $1.847 atau 2.08% berakhir pada level $88.37 per barel, Sedangkan minyak mentah berjangka Brent menguat sebanyak $1.84 atau 1.94% berakhir pada level $94.65 per barel.

Harga minyak berpotensi kembali menguat, merespon laporan persediaan minyak mentah oleh American Petroleum Institute yang tercatat turun sebanyak 6.530 jutab barel dalam sepekan terakhir. Berbanding terbalik dengan perkiraan dan data sebelumnya pada +267.000 (F) dan +4.562 juta barel (P).

Sentimen

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar global akan terfokus pada laporan ADP Employment Change AS pada pukul 19:15 WIB dan FOMC AS pada pukul 1:00 WIB (Malam nanti).

Tags: Dolar emas Matauang minyak
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Uncategorized

Yen Tertekan oleh Penguatan Dolar

by admin_mab 24/09/2026

Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 158 per dolar pada hari Kamis, bertahan di dekat level terendah dalam tiga minggu akibat

Currency

Dolar Bertahan di Dekat Level Tertinggi Sejak Juli

by admin_mab 23/09/2026

Indeks dolar menguat tipis ke level 100,6 pada hari Selasa, bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Juli, karena mata

Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.