Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Emas & Dolar Kembali Menguat, Investor Lihat Resiko Geopolitik Kembali Memuncak
Commodities

Emas & Dolar Kembali Menguat, Investor Lihat Resiko Geopolitik Kembali Memuncak

by admin_mab 19/04/2024 0 Comment

Konflik geopolitik yang melibatkan Iran-Israel lagi-lagi menjadi pendorong utama kenaikan harga emas dan Dolar AS, Netanyahu mengatakan kepada diplomat Barat bahwa serangan darat di Rafah akan ‘dilanjutkan’ dan pembalasan terhadap serangan Iran akan ‘ditujukan untuk kepentingan Iran, bukan proksi Teheran’.

Selama sesi perdagangan Kamis (18/4) harga emas diperdagangkan mencapai tertinggi $2,392 per ons, namun berangsur melemah dan stabil didekat $2,380 setelah serangkaian komentar member FOMC bernada hawkish dan mendorong kenaikan Dolar AS lebih lanjut.

  • Raphael Bostic dari Fed Atlanta mencatat bahwa inflasi terlalu tinggi dan bank sentral AS masih memiliki cara untuk menjinakkannya. Dia menambahkan The Fed tidak akan bisa menurunkan suku bunga selama inflasi masih sulit untuk dijinakkan.
  • Presiden Fed New York John Williams menyatakan bahwa The Fed bergantung pada data dan menekankan bahwa kebijakan moneter berada dalam kondisi yang baik, William meliaht the Fed tidak akan terburu-buru untuk menurunkan suku bunga. William tidak mempertimbangkan kenaikan suku bunga namun menambahkan bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga jika diperlukan.

Hingga akhir perdagangan Kamis (18/4), harga emas (spot) mencatatkan kenaikan sebesar $18.07 atau 0.77% berakhir pada level $2,379.37 per ons, setelah diperdagangkan mencapai tertinggi $2,392 dan terendah $2,361.

Pada saat yang sama, Emas berjangka kontrak Juni sebagai kontrak teraktif saat ini, diperdagangkan menguat sebanyak $9.60 atau 0.40% berada pada level $2,398.00 per ons, setelah capai tertinggi $2,408 dan terendah $2,377 di Divisi Comex.

Dolar

Indeks Dolar AS berakhir menguat karena daya tariknya sebagai safehaven ditengah gejolak geopolitik kembali meningkat. Disisi lain hasil data ekonomi hingga komentar hawkish member FOMC AS terus mendorong spekulasi pemangkasan suku bunga selama tahun 2024 memudar – semakin memperkuat dukungannya terhadap kenaikan Dolar AS.

Hingga jelang penutupan perdagangan Kamis (18/4) pada pukul 04:30 WIB Indeks Dolar AS Dolar mencatatkan keuntungan sebesar 19 poin atau 0.18% pada level 106.13, setelah capai tertinggi 106.18 dan terendah 105.74.

Ditengah pelemahan Dolar, sekeranjang matauang berisiko bergerak lebih rendah ditengah minimnya data ekonomi pendukung. Berikut adalah posisi pasar matauang jelang penutupan perdagangan 18 April 2024 pada pukul 04:30 WIB,

  • AUDUSD : 0.64198 , -14 / -0.22%
  • EURUSD : 1.06462 , -26 / -0.25%
  • GBPUSD : 1.24385 , -15 / -0.12%
  • NZDUSD : 0.59042 , -12 / -0.20%
  • USDJPY : 154.649 , +28 / +0.18%
  • USDCAD : 1.37697 , -2 / -0.01%
  • USDCHF : 0.91243 , +19 / +0.20%
  • USDCNH : 7.24440 , -31 / -0.04%

Minyak

Harga minyak mentah dunia kembali diperdagangkan lebih rendah – ditutup dibawah level $82 per barel untuk pertama kalinya sejak akhir Maret menyusul peningkatan supply minyak AS dan kehati-hatian pelaku pasar dalam menyimak tarif dan sanksi terbaru AS terhadap Iran.

  • Terkait tarif, Biden menyerukan tarif yang lebih tinggi untuk baja dan aluminium Tiongkok.
  • Terkait sanksi, AS akan menerapkan kembali sanksi terhadap Minyak dan Gas Venezuela dan tengah mempertimbangkan untuk menambahkan sanksi terhadap ekspor minyak Iran.

Berikut adalah posisi pasar minyak pada penutupan 18 April 2024,

  • OIL (SPOT) : $81.77 , -$0.49 / -0.60%
  • WTI : $82.10 , -$0.59 / -0.71%
  • BRENT : $87.11 , -$0.18 / -0.21%

Sentimen

Pada perdagangan Jumat (19/4), fokus utama pasar global akan tertuju pada konflik geopolitik di Timur Tengah – pasar akan menantikan sanksi terbaru terhadap Iran oleh Pemerintah AS.

Selama sesi Asia, fokus pasar akan tertuju pada laporan inflasi Jepang dan Tidak ada rangkaian data ekonomi selama sesi perdagangan Amerika malam nanti.

Tags: emas FOMC Investor minyak Sentimen
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

Commodities

Harga Emas Terus Melemah karena Reli Harga Minyak

by admin_mab 15/07/2026

Harga emas terus melemah pada hari Kamis karena investor terus menilai kembali prospek inflasi setelah harga minyak mentah bertahan di

US Market

Analis Menyoroti Pertanyaan-pertanyaan Penting Investor Tentang Saham Nvidia

by admin_mab 13/07/2026

NVIDIA memberi tahu investor bahwa peta jalan infrastruktur AI-nya tetap sesuai rencana, permintaan di seluruh segmen pelanggan tetap kuat, dan

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.