Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Harga Emas Anjlok, Ditengah Prospek Suram Tenaga Kerja AS Picu Peluang Kenaikan Suku Bunga
Global News

Harga Emas Anjlok, Ditengah Prospek Suram Tenaga Kerja AS Picu Peluang Kenaikan Suku Bunga

by admin_mab 10/02/2023 0 Comment

Harga emas anjlok dari level tertinggi $1,890 setelah rangkaian kekhawatiran tentang laporan tenaga kerja dan langkah the Fed untuk mempertahankan pengetatan moneter dimasa mendatang menjadi momok mengerikan ditengah trend PHK berbanding terbalik dengan laporan tenaga kerja AS pekan lalu.

Sebelumnya harga emas sempat bergerak merangkak naik mencapai level tertinggi baru dalam pekan ini, sesaat setelah laporan Klaim Pengangguran AS meningkat sebanyak 196K dalam sepekan terakhir. Laporan tersebut, ternyata menumbuhkan kekhawatiran tentang prospek sektor tenaga kerja AS karena banyaknya laporan pemotongan tenaga kerja pada banyak perusahaan Amerika selama kuartal pertama tahun ini.

Bersamaan dengan kekhawatiran tersebut, spekulasi tentang the Fed untuk kembali mempertahankan kebijakan moneternya saat ini kembali meningkat – mendorong harga emas kembali tertekan meskipun Dolar juga turut merana. Serangkaian komentar Hawkish pejabat Federal Reserve juga tak mampu mendorong Dolar bergerak lebih tinggi.

Presiden Fed New York John Williams berpendapat bahwa lebih banyak kenaikan suku bunga diperlukan karena bank sentral AS berjuang untuk mengekang inflasi yang tinggi di Amerika Serikat. Disisi lain, Lisa D. Cook menyampaikan bahwa menaikkan suku bunga yang lebih kecil dinilai “tepat” karena bank sentral menilai efek pengetatan kumulatif. Sementara Presiden Fed Minnesota Neil Kashkari menambahkan berkomentar bahwa dirinya yakin Federal Funds Rate (FFR) perlu naik setidaknya hingga setinggi 5,4%.

Dipasar spot, harga emas ditutup melemah sebanyak $13.72 atau 0.74% berakhir pada level $1,861.42. setelah uji tertinggi $1,890 dan terendah $1,858. Emas berjangka kontrak April ditutup melemah sebanyak $12.20 atau 0.65% berakhir pada level $1,878.50 per ons di Divisi Comex.

Dolar

Dolar terkoreksi tajam sesaat setelah laporan Klaim pengangguran AS dirilis naik sebanyak 196K dalam sepekan terakhir, lebih besar dibandingkan perkiraan dan data sebelumnya pada 190K (F) dan 183K (P). Dolar bahkan enggan bergerak lebih tinggi setelah sederetan pandangan dari pejabat the Fed berpendapat bahwa lebih banyak kenaikan suku bunga diperlukan karena bank sentral AS berjuang untuk mengekang inflasi yang tinggi di Amerika Serikat.

Dolar menyelesaikan perdagangan Kamis (9/2) dengan kerugian sekitar 26 poin atau 0.25% berakhir pada level 103.22, setelah uji tertinggi 103.56 dan terendah 102.64.

Pasangan EUR/USD berakhir dengan keuntungan moderat – naik sekitar 23 poin atau 0.22% berakhir pada level 1.0737, setelah uji tertinggi 1.0790 ditengah pelemahan Dolar. Disisi lain, laporan Indeks Harga Konsumen Harmonisasi Jerman (HICP) turun menjadi 9,2% lebih rendah dibandingkan konsensus 10,0% dan rilis sebelumnya 9,6%.

GBP/USD menyelesaikan perdagangan Kamis (9/2) dengan keuntungan sebesar 47 poin atau 0.39% berakhir pada level 1.21164, setelah uji tertinggi 1.2193 dan terendah 1.2056. AUD/USD ditutup menguat sebanyak 12 poin atau 0.17% berakhir pada level 0.6934.

Sementara Yen Jepang berakhir hampir tidak berubah – setelah diperdagangkan cukup volatile mencapai terendah hariannya pada 130.33 ditengah spekulasi bahwa Perdana Menteri Jepang Kishida diperkirakan akan menunjuk pengganti Gubernur BOJ Kuroda minggu depan. Spekulasi berkisar pada apakah Kishida akan memilih pemimpin bank sentral yang lebih agresif yang akan mengakhiri kebijakan moneter yang sangat longgar. USD/JPY berakhir naik sekitar 8 poin atau 0.06% melemah pada level 131.52.

Minyak

Harga minyak mentah dunia terkoreksi – mengakhiri kenaikan beruntun selama tiga hari perdagangan setelah laporan gempa bumi Turki yang menewaskan setidaknya 19.000 korban jiwa.

Dipasar spot, harga minyak ditutup melemah sebanyak 83 sen atau 1.07% berakhir pada level $77.64 per barel, setelah uji tertinggi $78.82 dan terendah $76.52. Minyak mentah berjangka WTI AS ditutup turun sekitar $0.41 atau 0.53% berakhir pada level $78.06 per barel, sedangkan Brent London turun sekitar 59 sen atau 0.70% berada pada level $84.50 per barel.

Penurunan diperkirakan tidak akan berlangsung lama, karena prospek tentang pulihnya permintaan china sebagai konsumen komoditas emas terbesar cukup memberikan dorongan positif. Sebuah laporan menunjukkan bahwa laporan menunjukkan bahwa konsumsi minyak China akan meningkatkan produksi minyak mentah sebesar 1 juta barel per hari, seiring dengan pelonggaran tindakan Covid-19.

Sentimen

Memasuki sesi perdagangan akhir pekan (10/2) fokus utama pasar global akan tertuju pada laporan inflasi Jepang dan China yang akan dirilis pagi ini masing-masing pada pukul 06:30 WIB (JPY) dan 08:30 WIB (CNY). Disesi siang nanti, fokus akan bergeres pada laporan GDP kuartal ke-4 Inggris pada pukul 14:00 WIB. Sementara selama sesi perdagangan Amerika malam nanti, pasar hanya akan terfokus pada laporan Consumer Sentiment AS oleh Univ. Of Michigan pada pukul 22:00 WIB.

Tags: Dolar Harga Emas Anjlok minyak Sentimen Tenaga Kerja AS
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Uncategorized

Yen Tertekan oleh Penguatan Dolar

by admin_mab 24/09/2026

Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 158 per dolar pada hari Kamis, bertahan di dekat level terendah dalam tiga minggu akibat

Currency

Dolar Bertahan di Dekat Level Tertinggi Sejak Juli

by admin_mab 23/09/2026

Indeks dolar menguat tipis ke level 100,6 pada hari Selasa, bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Juli, karena mata

Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.