
Harga Emas Meroket, Waspada pada Aksi Profit Taking
Pasar emas kembali menjadi perhatian pasar global, menguat mencapai tertinggi baru sejak 23 Juli karena pasar terfokus pada konflik Trump-the Fed, meningkatnya ekpektasi pemangkasan suku bunga Bank Sentral, dan ketidakpastian upaya perdamaian Rusia Ukraina.
Sementara itu, Pasar secara luas mengabaikan hasil dari laporan data ekonomi AS yang dirilis positif.
Key Highlights
- GDP AS Dilaporkan menguat sebanyak 3.3% selama periode kuartal ke-3, lebih baik dari perkiraan dan data seelumnya pada 3.0% (F) dan -0.50% (P). Klaim Pengangguran AS mencatatkan hanya sebanyak 229K klaim baru, lebih sedikit dari perkiraan dan data sebelumnya pada 231K (K) 234K(P).
- Gubernur The Fed Cook menggugat Trump atas upaya pemecatannya, memicu kekhawatiran tentang independensi bank sentral dan prospek kebijakan, sebagai pertikaian bersejarah bank sentral AS yang belum pernah terjadi sebelumnya.
- 19 hari jelang pertemuan FOMC berikutnya, ekspektasi pemangkasan suku bunga the Fed bertahan diatas 80% berdasarkan pantauan CME dan stabil diatas 90% menurut data Prime Market Terminal.
- Dari kawasan Eropa, Perdana Menteri Prancis Bayrou menyerukan mosi tidak percaya di tengah situasi di mana negara tersebut kekurangan anggaran, yang meningkatkan peluangnya untuk dipecat. Peluang Bailout oleh IMF akan menambah deretan krisis lain di Eroa yang berpotensi mendukung penguatan Dolar dan pelemahan Euro pada akhir pekan ini.
Serangkaian data ekonomi AS akan dirilis pada Jumat malam (29/7), diantaranya : PCE Price, Personal Income dan Consumer Sentiment AS.
Markets Movement
Harga emas melanjutkan kenaikannya dan bergerak stabil diatas $3,400 per ons menyusul serangkaian fundametal ekonomi global yang mendorong permintaan safehaven semakin kuat.
Hingga akhir perdagangan Kamis (28/8), Harga emas spot mencatatkan kenaikan sebesar $19.28 atau 0.57% berakhir pada level $3,415.94 per ons, setelah uji terendah $3,384 dan tertinggi $3,423.
Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Desember sebagai kontrak teraktif saat ini ditutup naik sebanyak $25.70 atau 0.75% berakhir pada level $3,474.30 per ons, setelah uji tertinggi $3,478 dan terendah $3,442 di Divisi Comex.
Indeks Dolar AS menyelesaikan perdagangan Kamis (28/8) dengan kerugian sebanyak 33 poin atau 0.34% berakhir pada level 97.86, setelah uji terendah 97.74 dan tertinggi 98.23.
Dipasar rival utama Dolar, sekelompok matauang berisiko berakhir menguat menyusul pelemahan Dolar AS. Berikut adalah posisi matauang pada penutupan perdaganan Kamis 28 Agustus 2025,
- AUDUSD : 0.65300 , +26 / +0.39%
- EURUSD : 1.16792 , +42 / +0.36%
- GBPUSD : 1.35086 , +12 / +0.09%
- NZDUSD : 0.58860 , +28 / +0.47%
- USDJPY : 146.936 , -53 / -0.36%
- USDCAD : 1.37463 , -41 / -0.30%
- USDMXN : 18.63530 , -199 / -0.11%
- USDCHF : 0.80126 , -9 / -0.11%
- USDCNH : 7.11420 , -329 / -0.46%
Sentimen
Pada Jumat (29/8), Serangkaian data ekonomi AS akan dirilis pada Jumat malam (29/7), diantaranya : PCE Price, Personal Income dan Consumer Sentiment AS.