Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Panik Selling, Picu Gejolak Dipasar Keuangan Global
Global News

Panik Selling, Picu Gejolak Dipasar Keuangan Global

by admin_mab 27/09/2022 0 Comment

Harga emas anjlok, menandai penurunan tajam dalam dua hari perdagangan berturut-turut merespon penguatan Indeks Dolar AS dan aksi jual dipasar aset berisiko karena gelombang resesi yang mengetuk pintu negara-negara Barat dikuartal akhir tahun ini.

kekhawatiran pasar secara luas pada gejolak dipasar keuangan karena resesi mendorong harga emas tertekan dan mendorong Dolar semakin diuntungkan karena dinilai sebagai matauang utama dunia yang paling mudah diterima dan dengan prospek kenaikan suku bunga Fed yang diperkirakan akan semakin agresif.

Dipasar spot, harga emas ditutup melemah sebanyak $21.51 atau 1.33% berakhir pada level $1,622.10 per ons, setelah uji terendah $1,621 dan tertinggi $1,649. Emas berjangka kontrak Desember ditutup melemah sebanyak $22.2 atau 1.36% berakhir pada level $1,633.40 per ons di Divisi Comex.

Meski melemah tajam, namun penurunan emas dinilai lebih stabil dibandingkan penurunan tajam pada pasar matauang berisiko. Secara fundamental, Harga emas diperkirakan dapat menerima dukungan naik ditengah kemungkinan aksi intervensi oleh beberapa Bank Sentral Dunia untuk menstabilkan nilai matauang mereka setelah aksi jual yang terjadi dalam pekan.

Secara teknikal, harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,650 – $1,607 disesi perdagangan hari ini.

Matauang

Indeks Dolar AS diperdagangkan menguat pada level tertinggi dalam lebih dari dua dekade ditengah prospek kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve AS dan dukungan dari pelemahan tajam matauang rival utamanya. Dolar ditutup menguat sebanyak 113 poin atau 0.99% berakhir pada level 114.13, setelah uji tertinggi 114.71 dan terendah 112.90.

Pounsterling menjadi pemain terburuk diseluruh papan matauang utama – melemah ke level terendah sepanjang sejarah. GBP/USD ditutup melemah sebanyak 166 poin atau 1.55% berakhir pada level 1.0685, setelah sempat anjlok hampir 600 poin selama perdagangan Senin (26/9). Penurunan pound juga menyebabkan spekulasi Bank of England harus mengadakan pertemuan darurat untuk menaikkan suku bunga. Bank of England mengatakan pada hari Senin bahwa tidak akan ragu untuk mengubah suku bunga dan memantau pasar dengan “sangat dekat”.

Sementara itu, matauang Euro terdepresiasi ke level terendah sejak Juni 2002 terhadap Dolar – berakhir melemah sebanyak 80 poin atau 0.83% berakhir pada level 0.9607, setelah uji terendah 0.9549 dan tertinggi 0.9709. AUD/USD ditutup melemah sebanyak 73 poin atau 1.13% berakhir pada level 0.6454, setelah uji 0.6437 terendah sejak Mei 2020.

Minyak

Harga minyak mentah dunia diperdagangkan melemah tajam dibawah level $80 per barel dipasar minyak WTI menuju level terendah tahun ini. Harga minyak melemah ditengah prospe suram ekonomi global yang dikhawatirkan akan mendorong lemahnya permintaan pada minyak karena turunnya aktifitas ekonomi.

Faktor lain yang membebani harga minyak mentah adalah kenaikan tajam greenback. Penguatan Dolar menjadikan harga minyak dan komoditas yang berdenominasikan dolar menjadi lebih mahal sementara ekonomi melambat.

Dipasar spot, harga minyak ditutup melemah sebanyak $3.13 atau 4.11% berakhir pada level $76.16 per barel, setelah uji terendah $76.07 dan tertinggi $80.10. Minyak mentah berjangka WTI AS diperdagangkan melemah sebanyak $2.03 atau 2.65% berakhir pada level $76.71 per barel. Sementara minyak mentah berjangka Brent London tercatat turun sebanyak $2.17 atau 2.62% berakhir pada level $82.86 per barel.

Saham

Pasar Saham global ditutup di zona merah di tengah aksi ‘Panic Selling’ karena gejolak tajam pada pasar keuangan. Dipasar Asia, indeks Nikkei 225 Jepang ditutup melemah tajam pada level 26.431,55 anjlok sekitar 722.28 poin atau sekitar 2.66%. Orientasi penurunan terjadi pada penjualan saham sektor pariwisata dan Perusahaan ekspotir Jepang karena intervensi dipasar matauang mendorong penguatan Yen.

Dipasar saham Amerika, indeks Dow JOnes ditutup melemah sebanyak 329.60 poin atau 1.11% berkhir pada level 29,260.81. Nasdaq ditutup turun 0.60% ke level 10,802.92, sementara S&P 500 AS ditutup melemah sebanyak 38.19 poin atau 1.03% pada level 3,655.04.

Ditengah penurunan tajam pasar saham global, indeks FTSE 100 Inggris merupakan pengecualian. FTSE 100 Inggris ditutup naik sebanyak 2.35 poin atau 0.03% berakhir pada level 7,020.95, penguatan dibantu oleh penurunan Sterling.

Sentimen

Memasuki sesi perdagangan Selasa (27/9) fokus pasar global akan tertuju pada pidato Kepala Fed Jerome Powell dan pidato kepala ECB Christine Lagarde yang masing-masing akan dilakukan pada pukul 18:30 WIB. Dari data ekonomi, pasar hanya akan terfokus pada data ekonomi AS diantaranya : Durable Goods Order pada pukul 19:30 WIB, CB Consumer Confidence AS pada pukul 21:00 WIIB dan New Home Sales AS pada pukul 21:00 WIB.

Diluar dari sentimen data ekonomi, fundamental lainnya yang perlu diperhatiakan adalah kemungkinan langkah intervensi dipasar matauang oleh BOE dan BOJ guna menahan pelemahan matauang masing-masing negara. Dari konflik geopolitik, Pasar juga diharapkan untuk kembali menganntisipasi hasil referendum Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia Ukraina yang memasuki tengat waktu akhir pada 27 September.

Tags: AUDUSD Harga Emas Anjlok Keuangan Global Matauang minyak
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

Commodities

Harga Emas Terus Melemah karena Reli Harga Minyak

by admin_mab 15/07/2026

Harga emas terus melemah pada hari Kamis karena investor terus menilai kembali prospek inflasi setelah harga minyak mentah bertahan di

Commodities

Harga Emas Anjlok 24 Persen dari Rekor Tertinggi,

by admin_mab 24/06/2026

Harga emas melanjutkan penurunannya pada hari Rabu, merosot ke level terendah dalam hampir dua minggu karena investor bergulat dengan kombinasi

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.