Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Pasar Obligasi Bantu Dolar Menguat, Sementara Infeksi Covid19 di China Sebar Sentimen Negatif Dipasar Global
US Market

Pasar Obligasi Bantu Dolar Menguat, Sementara Infeksi Covid19 di China Sebar Sentimen Negatif Dipasar Global

by admin_mab 15/11/2022 0 Comment

Indeks Dolar Amerika berakhir Doji setelah dibuka dengan gap naik dipembukaan pasar Asia Senin (14/11), sebelumnya Dolar anjlok dalam dua sesi perdagangan berturut-turut karena perlambatan inflasi AS untuk pertama kali dibawah 7% sejak capai level tertinggi dalam 40 tahun. Minimnya data ekonomi dan sentimen fundamental membawa Dolar bergerak dalam kisaran yang sempit – bertahan dibawah 106 hingga akhir perdagangan Amerika.

Dolar berakhir dengan keuntungan sekitar 49 poin tau 0.46% berakhir pada level 106.87, setelah uji tertinggi 107.28 dan terendah 106.46. Kenaikan Dolar sedikitnya didukung oleh kembali dibukanya pasar obligasi AS setelah libur selama hari Veteran. Imbal hasil obligasi 10 tahun AS tercatat menguat sebanyak 0.89% pada kisaran 3.863%, sedangkan imbal hasil obligasi 2tahun AS naik sekitar 1.69% pada level 4.3993%.

Diseluruh papan matauang utama rival Dolar, GBP/USD diperdagangkan melemah sebanyak 81 poin atau 0.69% berakhir pada level 1.1751, setelah uji tertinggi 1.1828 dan terendah 1.1710. EUR/USD melemah sebanyak 27 poin atau 0.26% berakhir pada level 1.0326. setelah uji tertinggi 1.0358 dan terendah 1.0271. Sedangkan AUD/USD melemah tipis hanya sekitar 6 poin atau 0.09% berakhir pada level 0.6698.

Terhadap Dolar, Yen Jepang melemah sekitar 112 poin atau 0.80% pada level 139.87, sedangkan Swissfranc melemah ke level 0.9431, naik sekitar 21 poin atau 0.22%.

Emas

Harga emas kembali melanjutkan penguatan pekan lalu, kembali capatatkan level tertinggi dalam tiga bulan terakhir pada level $1775 ditengah pelemahan Dolar. Sayangnya pergerakkan awal pekan ini cenderung sempit karena minimnya data dan rangkaian fundamental besar.

Pasar emas terlihat sedikit memperhatikan pertemuan Joe Biden dan Xi Jinping dalam G20 di Bali, Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, kedua Presiden mengatakan mereka ingin menemukan arah yang benar dan mengelola perbedaan mereka.

Dari konflik geoplitik, ketegangan mereda karna ada harapan bahwa konflik antara Rusia dan Ukraina dapat segera mereda setelah Moskow mundur dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bahwa negara itu siap untuk perdamaian. Meskipun beberapa pengamat melihat bahwa Rusia mungkin tidak akan kembali dari wilayah separatis.

Dipasar spot, harga emas menyelesaikan perdagangan Senin (14/11) dengan kerugian tipis, melemah hanya sekitar 26 sen atau 0.01% berakhir pada level $1,771.00 per ons, setelah uji tertinggi $1,775. Emas berjangka kontrak Desember memenyelesaikan perdagangan Senin (14/11) dengan keuntungan sebanyak $7.50 atau 0.42% berakhir pada level $1,776.90 per ons di Divisi Comex.

Minyak

Harga minyak mentah dunia berakhir melemah tajam menghapus keuntungan sebelumnya karena pasar merespon berita negatif yang datang dari China, karena negara tersebut terus melaporkan rekor penularan virus corona di Beijing dan kota-kota besar lainnya.

Dipasar spot, harga minyak diperdagangkan merosot sebanyak $3.77 atau 4.42% berada pada level $85.23 per barel, setelah uji tertinggi $89.85 dan terendah $85.15. Minyak mentah berjangka WTI AS anjlok sebanyak $3.39 atau 3.96% berada pada level $85.57 per barel, sedangkan Brent Londong berakhir melemah sebanyak $2.85 atau 3.06% pada level $93.14 per barel.

Sentimen

Memasuki sesi perdagangan Selasa, fokus utama pasar global akan tertuju pada data ekonomi China yang akan dirilis pada sesi Asia hari ini pukul 9:00 WIB. Disesi Eropa, laporan Tenaga Kerja Inggris akan dirilis pada pukul 14:00 WIB, diikuti laporan GDP Eropa yang akan dirilis pada pukul 17:00 WIB.

Disesi Amerika malam nanti, fokus pasar akan tertuju pada laporan inflasi produsen AS pad pukul 20:30 WIB.

Tags: Dolar Menguat emas minyak pasar global Pasar Obligasi
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Currency

Mata Uang Asia Cenderung Stagnan, Dolar Menguat Tipis

by admin_mab 23/09/2026

Sebagian besar mata uang Asia bergerak dalam kisaran sempit pada hari Rabu, sementara dolar menguat karena optimisme terkait penurunan harga

Currency

Dolar Bertahan di Dekat Level Tertinggi Sejak Juli

by admin_mab 23/09/2026

Indeks dolar menguat tipis ke level 100,6 pada hari Selasa, bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Juli, karena mata

Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.