Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Risiko Suku Bunga Australia Meningkat Seiring Melonjaknya Harga Rumah dan IMF Ikut Campur
Asia Market

Risiko Suku Bunga Australia Meningkat Seiring Melonjaknya Harga Rumah dan IMF Ikut Campur

by admin_mab 01/11/2023 0 Comment

Peluang kenaikan suku bunga Australia dalam waktu dekat meningkat pada hari Rabu setelah data menunjukkan harga rumah melonjak mendekati rekor tertinggi dan Dana Moneter Internasional merekomendasikan pengetatan kebijakan moneter dan fiskal untuk mengendalikan inflasi.

Pasar merespons dengan memperkirakan kemungkinan hampir 70% bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) akan menaikkan suku bunga sebesar seperempat poin menjadi 4,35% ketika bertemu pada tanggal 7 November, mengakhiri empat bulan mempertahankan suku bunganya.

Angka inflasi dan belanja konsumen yang tinggi telah menunjukkan bahwa kebijakan mungkin terlalu longgar, dan pandangan tersebut diperkuat oleh laporan CoreLogic yang menunjukkan bahwa harga rumah telah kembali melemah selama 12 kali kenaikan suku bunga RBA sebelumnya.

“Perubahan harga properti sungguh luar biasa,” kata Gareth Aird, kepala perekonomian Australia di CBA. “Pengetatan RBA sebesar 400 basis poin mengurangi kapasitas peminjam rumah sebesar 30%, tetapi harga properti kini kembali ke puncak sebelumnya.”

Sepanjang tahun ini, nilai-nilai di Sydney, Perth dan Brisbane semuanya naik lebih dari 10%, menambah miliaran kekayaan rumah tangga pada saat RBA lebih memilih untuk tidak melakukan pengeluaran.

Laporan terpisah dari PropTrack meramalkan keuntungan lebih lanjut di masa depan mengingat pesatnya migrasi, ketatnya pasar sewa, dan terbatasnya pasokan karena pembangunan rumah tertinggal jauh dibandingkan pertumbuhan populasi.
IMF Mempertimbangkannya

IMF juga memberikan pendapatnya pada hari Rabu dengan berpendapat bahwa kebijakan moneter dan fiskal yang lebih ketat diperlukan untuk membawa inflasi kembali ke kisaran target RBA sebesar 2-3%.

Dalam tinjauan rutinnya terhadap Australia, staf IMF mencatat ketahanan perekonomian karena tingkat pengangguran masih mendekati titik terendah dalam 50 tahun sebesar 3,6%, sementara output perekonomian diperkirakan berada pada 1% di atas potensinya.

“Oleh karena itu, para staf merekomendasikan pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut untuk memastikan bahwa inflasi kembali ke kisaran target pada tahun 2025 dan meminimalkan risiko tidak sesuainya ekspektasi inflasi,” kata mereka.

Mereka juga menyerukan berbagai tingkat pemerintahan untuk mengambil pendekatan yang lebih terukur terhadap investasi infrastruktur karena proyek-proyek besar bersaing untuk mendapatkan sumber daya yang langka dan menaikkan biaya.

S&P Global Ratings memperkirakan belanja modal oleh negara bagian dan teritori Australia akan mencapai rekor A$320 selama empat tahun ke depan.

“Setiap proyek mungkin tidak menambah banyak inflasi nasional,” kata Martin Foo, analis utama di S&P Global Ratings. “Tetapi masalahnya adalah jika Anda menggabungkan semua proyek ini, maka dampaknya akan besar.”

Tags: IMF Inflasi kenaikan suku bunga RBA Suku Bunga Australia
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Currency

Dolar AS Diprediksi Melemah Bulanan karena Meningkatnya Spekulasi Penurunan Suku

29/08/2025
Asia Market

Bursa Asia Terangkat oleh Wall Street, Pasar Menunggu Data Inflasi

29/08/2025
Commodities

Harga Emas Meroket, Waspada pada Aksi Profit Taking

29/08/2025
Economic News

Kalender Ekonomi Global 29 Agustus 2025

29/08/2025
Daily Analysis

Gold Daily Analysis

29/08/2025
Related Market News
Europe Market

Poundsterling Inggris Melemah Sedikit Setelah Inflasi

by admin_mab 26/03/2025

Poundsterling Inggris sedikit turun ke sekitar $1,29 karena para pedagang mencerna pembacaan inflasi yang lebih lemah dari yang diharapkan dan

Currency

KOMENTAR-Inflasi yang Jauh Lebih Besar akan Memengaruhi Mata

by admin_mab 13/01/2025

Ada inflasi yang jauh lebih besar dalam rencana untuk memengaruhi mata uang di masa mendatang dengan minyak mentah naik $10/bbl

Asia Market

Bursa Asia Anjlok, Dolar Menguat karena Inflasi dan

by admin_mab 13/01/2025

Bursa Asia anjlok pada hari Senin sementara dolar bertahan di dekat level tertinggi dalam 14 bulan setelah laporan penggajian yang

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2025. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.