Yen Tetap dalam Pantauan Terkait Potensi Intervensi
Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 158,5 per dolar pada hari Jumat, bertahan di dekat level terendah dalam dua minggu dan mendekati level kunci 160 yang dapat menguji toleransi Tokyo terhadap pelemahan yen lebih lanjut. Mata uang ini juga tetap tertekan akibat penguatan dolar dan lonjakan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Treasury), seiring meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memperketat kebijakan lebih lanjut untuk meredam inflasi. Selain itu, yen melemah karena langkah Bank of Japan menaikkan suku bunga pekan lalu dinilai kurang agresif (hawkish), mengingat adanya dua pejabat yang tidak sependapat dengan keputusan tersebut. Sementara itu, mantan anggota dewan bank sentral Makoto Sakurai menyatakan bahwa bank sentral diperkirakan akan menaikkan suku bunga kira-kira sekali setiap tiga bulan, yang berpotensi mendorong suku bunga ke level 2% pada sekitar bulan Juni tahun depan dalam upaya mengatasi tekanan inflasi yang terus meningkat.