Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Rupee India Siap Melemah Setelah Bank Sentral Menarik Uang Kertas 2.000 Rupee
Asia Market

Rupee India Siap Melemah Setelah Bank Sentral Menarik Uang Kertas 2.000 Rupee

by admin_mab 22/05/2023 0 Comment

Rupee India diperkirakan akan dibuka lebih lemah terhadap dolar AS setelah bank sentral mengatakan akan menarik uang kertas nilai tertinggi dari peredaran.

Non-deliverable forward menunjukkan rupee akan dibuka di sekitar 82,80-82,84 terhadap dolar, dibandingkan dengan 82,66 pada sesi sebelumnya.

Pada hari Jumat, Reserve Bank of India mengatakan akan menarik uang kertas denominasi tertinggi 2.000 rupee dari peredaran.

Dampak terhadap rupee dari langkah RBI akan terasa melalui penurunan ke depan, kata para analis.

Premi forward USD/INR, yang sudah rendah, diperkirakan akan menurun lebih lanjut dengan kurs pasar uang rupee kemungkinan akan turun secara signifikan karena kelebihan likuiditas yang akan ditimbulkan oleh langkah RBI, kata Abhiskek Goenka, CEO di firma penasehat FX IFA Global.

“Rupee akan berada di bawah tekanan” di samping penurunan biaya pengangkutan (premi ke depan), kata Goenka.

“Melakukan pertukaran jual/beli (pada USD/INR) akan mengatasi kekurangan dolar tunai dan menyedot likuiditas rupee dan dapat menawarkan kelonggaran.” dia berkata.

“82,90 telah menjadi resistensi penting bagi pasangan ini. Akan menarik untuk melihat apakah RBI menetapkan batasan di sini.”

Berbeda dengan rupee, mata uang Asia lainnya sebagian besar lebih tinggi setelah Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengambil sikap yang cukup dovish, bertentangan dengan ekspektasi pasar.

Powell mengatakan pada hari Jumat masih belum jelas apakah suku bunga AS perlu dinaikkan lebih lanjut.

“Setelah pidato Powell, harga pasar dengan tegas kembali berpikir bahwa Fed akan berhenti,” kata Chris Weston, kepala penelitian di Pepperstone yang berbasis di Melbourne melalui email.

Peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan bulan Juni, yang telah bergerak naik dalam beberapa hari terakhir mengingat data AS yang tangguh, turun kembali menjadi kurang dari 10%.

Indeks dolar turun menjadi 103,02. Won Korea memimpin mata uang Asia lebih tinggi.

INDIKATOR KUNCI:

** Rupee forward non-deliverable satu bulan di 82,90; premi satu bulan ke depan di darat sebesar 9,25 paisa

** USD/INR NSE Kontrak berjangka Mei diselesaikan pada hari Jumat di 82,7450

** USD/INR Dapat meneruskan premi sebesar 2 paisa

** Indeks dolar turun di 103,02

** Minyak mentah berjangka Brent turun 0,7% pada $75,1 per barel

** Hasil nota AS sepuluh tahun di 3,65%

** SGX Nifty berjangka bulan terdekat turun 0,1% pada 18.213

** Sesuai data NSDL, investor asing membeli bersih saham India senilai $218,8 juta pada 18 Mei

** Data NSDL menunjukkan investor asing menjual obligasi India senilai $20,6 juta pada 18 Mei

Tags: Bank of India Dolar Dolar Turun Rupee India Rupee India Melemah
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Asia Market

Saham China Pulih Meskipun Ada Masalah di Timur Tengah

07/04/2026
Asia Market

Indeks Komposit Shanghai Ditutup Lebih Tinggi 0,28%

07/04/2026
Asia Market

Bursa China Stabil di Tengah Ketidakpastian Perang Iran

07/04/2026
Commodities

Harga Emas Sedikit Naik karena Investor Fokus pada Konflik AS-Iran

07/04/2026
Commodities

Harga Emas Stabil di Tengah Fokus Konflik AS-Iran

07/04/2026
Related Market News
harga emas
Commodities

Emas Berpotensi Terhambat oleh Penyesuaian Ekspektasi Suku Bunga

by admin_mab 04/03/2026

Penyesuaian ekspektasi suku bunga dapat menimbulkan hambatan bagi harga emas, kata Josh Gilbert dari eToro dalam sebuah komentar. Lonjakan harga

US Market

Saham Anjlok karena Taruhan Kevin Warsh Akan Menjadi

by admin_mab 30/01/2026

Saham merosot sementara dolar dan imbal hasil obligasi melonjak pada hari Jumat setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia telah

Commodities

Harga Minyak AS Mungkin akan Menguji Ulang Level

by admin_mab 21/01/2026

Harga minyak AS mungkin akan menguji ulang level support di $58,68 per barel, didorong oleh gelombang c. Diidentifikasi sebagai gelombang

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.