Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Dolar Koreksi Untuk Hari Ke-3 Berturut-turut
Currency

Dolar Koreksi Untuk Hari Ke-3 Berturut-turut

by admin_mab 11/07/2023 0 Comment

Indeks Dolar Amerika terkoreksi dan ditutup pada level terendah harianya pada 101.95, menyusul melemahnya imbal hasil obligasi AS dan rangkaian data ekonomi yang dirilis mengecewakan selama akhir pekan lalu hingga awal pekan ini.

  • USD CB Employment Trends Index (Jun), 114.31 (A) vs. 116.26 (F) vs. 116.15 (P)
  • USD Wholesale Inventories (MoM) (May), 0.0% (A) vs. -0.10% (F) vs. -0.10% (P)

Dolar melemah untuk hari ke-3 berturut-turut, dengan total kerugaian sekitar 1.30% dalam tiga hari terakhir dan 0.33% selama perdagangan Senin (10/7).

Imbal hasil obligasi 10tahun AS terkoreksi sebanyak 1.62% pada level 4%. Imbal hasil 30tahun turun 0.27% ke level 4.0360%, sedangkan imbal hasil 2tahun AS turun sebanyak 1.78% pada level 4.8620%.

Sementara itu, dibalik runtuhnya Dolar AS, Yen Jepang menguat ke level 141.297 – terkuat sejak 20 Juni. EUR/USD kembali sentuh level 1.1000, berakhir naik sebanyak 34 poin atau 0.31% pada level 1.10003, setelah capai tertinggi 1.10010.

GBP/USD berhasil capai level tertinggi baru sejak 22 April tahun lalu. GBP/USD menetap pada level 1.28598 – naik sekitar 23 poin atau 0.18%. Sedangkan AUD/USD ditutup melemah sebanyak 14 poin atau 0.21% pada level 0.66748. Pelemahan Aussie terjadi ditengah kekhawatiran pelaku pasar atas perlambatan ekonomi China.

Emas

Harga emas berbalik menguat dari level terendah harianya merespon pelemahan Dolar, namun dengan pergerakkan yang terbatas. Emas nampak terus bertahan dibawah level $1,930 per ons, karena investor memperhatikan sederetan komentar member Fed yang masih mengharapkan kenaikan suku bunga selama sisa tahun ini.

Dalam beberapa pernyataan member Fed kemarin, Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan Michael Barr mengatakan pada hari Senin bahwa inflasi masih terlalu tinggi. Sedangkan Presiden Fed Cleveland Loretta Mester mengungkapkan bahwa Federal Reserve (Fed) perlu memperketat kebijakan moneter “agak lebih jauh” untuk menurunkan inflasi.

Presiden Fed San Francisco Mary Daly, menyampaikan bahwa Fed mungkin membutuhkan beberapa kenaikan suku bunga lagi selama tahun ini untuk benar-benar membawa inflasi secara berkelanjutan kembali ke tujuan Fed 2%.

Dipasar spot, harga emas ditutup menguat sekitar 65 sen atau 0.03% pada level $1,925.14 per ons, setelah capai tertinggi $1,928 dan terendah $1,912. Emas berjangka kontrak Agustus melemah sekitar $1.70 atau 0.09% pada level $1,930.80 per ons di Divisi Comex.

Minyak

Pada perdagangan awal pekan ini, harga minyak mentah dunia diperdagangkan melemah menyusul kekhawatiran pasar tentang perlambatan ekonomi China sebagai konsumen terbesar komoditas mentah.

  • CNY CPI (MoM) (Jun), -0.20% (A) vs. 0.00% (F) vs. -0.20% (P)
  • CNY CPI (YoY) (Jun), 0.00% (A) vs. 0.20% (F) vs. 0.20% (P)
  • CNY PPI (YoY) (Jun), -5.40% (A) vs. -5.00% (F) vs. -4.60% (P)
  • Dipasar spot, harga minyak berakhir melemah sekitar 47 sen atau 0.64% pada level $73.06 per barel. Minyak mentah berjangka WTI AS turun sekitar 65 en atau 0.88% pada level $73.21 per barel. Sementara Brent Crude London melemah sebanyak 78 sen atau 0.99% pada level $77.69 per barel.

Dipasar spot, harga minyak berakhir melemah sekitar 47 sen atau 0.64% pada level $73.06 per barel. Minyak mentah berjangka WTI AS turun sekitar 65 en atau 0.88% pada level $73.21 per barel. Sementara Brent Crude London melemah sebanyak 78 sen atau 0.99% pada level $77.69 per barel.

Saham

Pasar Wall Street berakhir di wilayah positif, dengan tiga indeks utama saham AS melonjak ditengah melemahnya imbal hasil obligasi AS.

Dow Jones naik 209.52 poin atau 0.62% pada level 33,944.40, Indeks S&P500 AS naik 16.85 atau 0.23% pada level 4.409.53. Sementara indeks Nasdaq AS naik 0.18% atau 24.76 poin pada level 13,685.48.

Sentimen

Memasuki sesi perdagangan Selasa (11/7), fokus utama pasar global akan tertuju pada laporan tenaga kerja Inggris dan Inflasi Jerman.

Tags: Dolar Dolar Amerika emas Sentimen wall street
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Uncategorized

Yen Tertekan oleh Penguatan Dolar

by admin_mab 24/09/2026

Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 158 per dolar pada hari Kamis, bertahan di dekat level terendah dalam tiga minggu akibat

Currency

Dolar Bertahan di Dekat Level Tertinggi Sejak Juli

by admin_mab 23/09/2026

Indeks dolar menguat tipis ke level 100,6 pada hari Selasa, bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Juli, karena mata

Currency

Dolar Menghentikan Reli Enam Hari Usai Kenaikan Suku

by admin_mab 18/09/2026

Pada hari Kamis, dolar AS menghentikan tren penguatan selama enam sesi berturut-turut, sehari setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga sesuai

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.