Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Dolar Terjun Bebas, Anjlok Lebih dari 100 Poin
Currency

Dolar Terjun Bebas, Anjlok Lebih dari 100 Poin

by admin_mab 15/12/2023 0 Comment

Indeks Dolar Amerika diperdagangkan melemah tajam dibawah 102 selama sesi perdagangan Kamis (14/15) ditengah spekulasi pemangkasan suku bunga the Fed yang terus meningkat menyusul komentar Dovish Bank Sentral selama pertemuan FOMC.

Melihat seluruh komentar the Fed, sejauh ini bank terlihat menyambut baik penurunan angka inflasi dan merancang pembahasan penurunan suku bunga dengan sangat hati-hati. Berdasarkan pantauan Fed Watch Tools, para pemerhati kebijakan the Fed tidak melihat kemungkinan kenaikan suku bunga apa pun pada tahun 2024, dan memperkirakan pelonggaran sebesar 75 basis poin atau setidaknya tiga kali penurunan suku bunga.

Hal tersebut, menekan pergerakkan Dolar sepanjang perdagangan berlangsung, pasar bahkan mengabaikan sentimen positif dari serangkaian data ekonomi AS yang dirilis semalam, diantaranya:
Sebelumnya selama sesi Amerika sebelum pertemuan FOMC dirilis, pasar juga diramaikan oleh serangkaian laporan PPI AS, diantaranya:

  • US Retail Sales (Nov), 0.3% (A) vs. -0.1% (F) vs. -0.2% (P)
  • US Initial Jobless Claims, 202K (A) vs. 220K (F) vs. 221K (P)

Hingga jelang penutupan perdagangan Kamis (14/12) pada pukul 04:00 WIB, Dolar diperdagangkan turun sebanyak 101 poin atau 0.98% pada level 101.94, setelah capai tertinggi 102.91 dan terendah 101.71. Angka tersebut menandai penurunan harian terbesar pertengahan November.

Disisi lain, USD/JPY diperdagangkan melemah tajam – mencatatkan level terendah baru sejak 31 Juli menyusul keputusan Federal Reserve (Fed), yang menyebabkan imbal hasil obligasi AS anjlok bersamaan dengan Greenback. Sikap dovish Federal Reserves AS menjadi alasan utama pasangan ini mencetak penurunan hampir 200 poin selama perdagangan Kamis (14/12).

Mataunga Pound dan Euro diperdagangkan menguat lebih dari 100 poin ditengah pelemahan Dolar dan setelah Bank Sentral Inggris dan Eropa menetapkan kebijakan moneter tidak berubah dalam pertemuan Desember.

Berikut adalah pergerakkan pasar matauang jelang penutupan 14 Desember 2023 pada pukul 04:00 WIB,

  • AUDUSD : 0.66987 , +39 / +0.58%
  • EURUSD : 1.09907 , +118 / +1.09%
  • GBPUSD : 1.27638 , +148 / +1.17%
  • NZDUSD : 0.62096 , +36 / +0.58%
  • USDJPY : 141.806 , -109 / -0.76%
  • USDCAD : 1.34061 , -110 / -0.81%
  • USDCHF : 0.86657 , -49 / -0.57%
  • USDCNH : 7.11950 , -114 / -0.16%

Emas

Harga emas diperdagangkan menguat tajam mencapai level tertinggi $2,047 per ons ditengah penurunan tajam indeks Dolar dan imbal hasil obligasi AS karena sikap Dovish Federal Reserves AS yang menggambarkan situasi ekonomi yang mungkin memerlukan pelonggaran alih-alih pengetatan kebijakan moneter.

Dalam pertemuan FOMC kemarin, Federal Reserve mengejutkan pasar dengan mengambil sikap dovish meskipun mempertahankan suku bunga pada kisaran 5,25%-5,50%. Dalam pernyataan kebijakan moneternya, para pejabat mengatakan pasar tenaga kerja sedang mendingin, pertumbuhan melambat, dan inflasi semakin rendah, namun menekankan bahwa angka tersebut masih berisiko kembali meningkat.

Disisi lain, Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP) menunjukkan hasil yang lebih mengejutkan yakni:

  • SEP mengumumkan bahwa The Fed telah menyelesaikan siklus pengetatannya.
  • Para pengambil kebijakan memperkirakan tiga kali penurunan suku bunga pada tahun 2024, setengah dari perkiraan pasar untuk tahun depan
  • Inflasi direvisi turun.
  • Merevisi PDB dari 2,1% menjadi 2,6% pada tahun 2023

Merespon serangkaian fundamental tersebut, harga emas (spot) diperdagangkan naik sebanyak $8.50 atau 0.43% pada level $2,035.98 per ons saat berita ditulis pada pukul 04:00 WIB, setelah capai tertinggi $2,047 dan terendah $2,023.

Pada saat yang sama, Emas berjangka kontrak Februari diperdagangkan naik sebanyak $8.50 atau 0.42% pada level $2,050.30 per ons, setelah capai tertinggi $2,062 dan terendah $2,039.

Saham

Pasar saham Amerika berakhir menguat untuk hari ke7 berturut-turut dan mencatatkan level tertinggi baru sepanjang masa diatas level 37,300 untuk pertama kalinya setelah nada Dovish Federal Reserves AS yang telah menyelesaikan siklus pengatatan kebijakan moneternya, sehingga diharapkan dapat kembali mendorong ekonomi bertumbuh lebih baik.

Pasar juga cukup diuntungkan dari laporan penjualan ritel dan Klaim Pengangguran AS yang dirilis positif, sehingga melemahkan imbal hasil obligasi AS dan semakin memberikan dukungan kenaikan pada pasar saham Amerika secara luas.

Berikut adalah pergerakkan indeks saham dan Imbal hail obligasi AS jelang penutupan 14 Desember 2023 pukul 04:00 WIB,

  • Dow Jones : 37,248.35 , +158.11 / +0.43%
  • S&P 500 : 4,719.55 , +12.46 / +0.26%
  • Nasdaq : 14,761.56 , +27.60 / +0.19%
  • U.S 2Y : 4.3920% / -1.44%
  • U.S 10Y : 3.9100% / -3.00%
  • U.S 30Y : 4.0310% / -3.61%

Sentimen

Selama perdagangan Jumat (15/12), fokus pasar akan tertuju pada sederetan laporan manufacturing PMI Eropa, Inggris dan Amerika. Disesi Asia, fokus akan tertuju pada laporan Penjualan Ritel dan Laporan Pengangguran Tiongkok pada pukul 09:00 WIB.

Tags: Dolar Dolar anjlok emas fed saham
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Uncategorized

Yen Tertekan oleh Penguatan Dolar

by admin_mab 24/09/2026

Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 158 per dolar pada hari Kamis, bertahan di dekat level terendah dalam tiga minggu akibat

Currency

Dolar Bertahan di Dekat Level Tertinggi Sejak Juli

by admin_mab 23/09/2026

Indeks dolar menguat tipis ke level 100,6 pada hari Selasa, bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Juli, karena mata

Currency

Dolar Menghentikan Reli Enam Hari Usai Kenaikan Suku

by admin_mab 18/09/2026

Pada hari Kamis, dolar AS menghentikan tren penguatan selama enam sesi berturut-turut, sehari setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga sesuai

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.