Emas Bergetar Datar, Investor Tunggu Pertemuan Jackson Hole
Harga emas rebound untuk hari ke-2 setelah mencapai level terendah dalam satu bulan memanfaatkan pelemahan Dolar jelang pertemuan Jackson Hole.
Meskipun beberapa data ekonomi Amerika dirilis lebih baik dari perkiraan pasar, namun hal tersebut tak mampu menghapus ketegangan Investor jelang pertemuan tahunan bank Sentra; yang akan dimulai hari ini.
Dipasar spot, harga emas ditutup tipis hanya sekitar $2.79 atau 0.16% berakhir pada level $1,750.60 per ons, setelah uji tertinggi $1,755 dan terendah $1,742. Emas berjangka kontrak Desember ditutup menguat sekitar $3.00 atau 0.17% berakhir pada level $1,764.20 per ons di Divisi Comex.
Harga emas terlihat masih berisiko untuk kembali terkoreksi, melihat pola pergerakkan Dolar yang terus bertahan di dekat level tertinggi 20 tahun. Investor menunggu pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada agenda Jackson Hole Jumat malam.
Dolar
Indeks Dolar AS bergerak mondar-manndi diantara keuntungan dan kerugian, sebelum akhirnya ditutup dengan keuntungan tipis. Greenback menguat pada awal perdagangan Rabu (24/8) tetapi melemah setelah pembukaan Wall Street.
Dolar mencatatkan kenaikan hanya sekitar 10 poin atau 0.09% berakhir pada level 108.64, setelah uji tertinggi 109.11.
Terhadap deretan matauang utama dunia, Dolar diperdagangkan hampir tidak berubah terhadap Euro. EUR/USD ditutup naik hanya 1 poin atau 0.01% berakhir pada level 0.9966, setelah uji tertinggi 0.9998 dan terendah 0.9909. Sejauh ini, Euro masih sangat rentan untuk kembali terkoreksi karena dihadapkan pada krisis energi yang akan mendorong prospek suram ekonomi kawasan tersebut.
GBP/USD ditutup melemah sekitar 34 poin atau 0.29% berakhir pada level 1.1794. AUD/USD berakhir melemah sekitar 19 poin atau 0.28% berakhir pada level 0.6907. Sementara USD/JPY melemah ke level 137.11,, naik sebanyak 38 poin atau 0.28%.
Sentimen
Memasuki sesi perdagangan Kamis (25/8) hingga akhir pekan, Fokus pasar akan bergeser ke Simposium Jackson Hole. Acara tahunan Federal Reserve AS, dimana Fed akan menjadi tuan rumah bagi para ekonom dan para pembuat kebijakan dari seluruh dunia yang akan membahas isu-isu global.
Dalam pertemuan ini, Pelaku pasar akan mencoba menilai kembali perkiraan mereka tentang potensi kenaikan suku bunga di negara-negara degan ekonomi utama dan risiko penurunan ekonomi yang lebih tajam. Dalam agenda ini, Kepala Fed Jerome Powell dijadwalkan akan berbicara pada Jumat 26 Agustus 2022.
Sementara itu dari rangkaian data ekonomi, malam ini pasar akan terfokus pada laporan GDP dan Klaim Pengangguran AS pada pukul 19:30 WIB.