Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Instrument Perdagangan Berjangka Bergejolak, Ekonomi Global Hadapi Resesi
Global News

Instrument Perdagangan Berjangka Bergejolak, Ekonomi Global Hadapi Resesi

by admin_mab 31/10/2022 0 Comment

Harga emas tersungkur lebih dari 1%, ditengah lonjakan pada imbal hasil obligasi AS dan indeks pasar saham Amerika yang mencatatkan keuntungan bulanan terbaik sejak 1976 karena dukungan data ekonomi yang dirilis dengan hasil yang cukup baik dan prospek pendapatan yang lebih cerah.

Dipasar spot, harga emas ditutup melemah sebanyak $17.47 atau 1.06% berakhir pada level $1,644.21 per ons, setelah capai tertinggi $1,667 dan terendah $1,637. Dalam sepekan terakhir, Emas mencatatkan kerugian sebanyak 0.80%. Emas berjangka kontrak Desember ditutup melemah sebanyak $20.80 atau 1.26% berakhir pada level $1,644.80 per ons di Divisi Comex.

Saham

Wallstreet diwarnai dengan optimisme investor tentang keberlangsungan siklus kenaikan suku bunga the Fed yang diperkirakan akan mulai mereda karena munculnya tanda-tanda resiko pada perlambatan ekonomi Amerika. Investor mengharapkan bahwa Fed akan memasuki fase akhir dari langkah pengetatan kebijakan moneter.

Dow Jones berakhir menguat sebanyak 828.52 atau 2.59% berakhir pada level 32861.80, menandai penguatan beruntun dalam enam sesi perdagangan berturut-turut. indeks S&P 500 berakhir menguat sebanyak 93.76 atau 2.46% berakhir pada level 3901.06. Sedangkan Nasdaq AS menguat sebanyak 309.78 poin atau 2.87% berakhir pada level 11102.45.

Bonds

Imbal hasil Obligasi AS naik selama sesi perdagangan Jumat (28/10) setelah sederetan data masih menunjukkan tekanan inflasi yang mendasar – meski data dirilis dibawah perkiraan pasar. Inflasi yang masih dinilai tinggi terus memperkuat bahwa Fed masih akan menaikkan suku bunga pada pertemuan 3 November (2 November waktu AS), sebelum memberikan kemungkinan memperlambat laju kenaikannya pada Desember atau awal tahun 2023.

Imbal hasil obligasi 10-tahun tercatat naik sekitar 3,6 basis poin menjadi 3,975%, sedangkan imbal hasil 30-tahun naik 0,4 basis poin menjadi 4,098%.

Minyak

Harga minyak mentah berjangka anjlok lebih dari 1% selama sesi perdagangan Jumat setelah China sebagai negara importir minyak mentah utama dunia memperluas pembatasan COVID-19. Dipasar spot, harga minyak ditutup melemah sekitar 34 sen atau 0.39% berakhir pada level $88.29 per barel, setelah uji terendah $87.09.

Minyak mentah berjangka Brent berakhir turun sebanyak $1.19 atau 1.2% menetap pada level $95.77 per barel. Sedangkan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun sebanyak $1.18 atau 1.3% berakhir pada $87.90 per barel. Dalam pekan ini, pasar Minyak akan terfokus pada pertemuan OPEC pada Selasa (1/11).

Dolar

Data ekonomi yang dirilis dengan hasil campuran selama sesi perdagangan Jumat (28/10) membantu Dolar mempertahankan keuntungannya, setelah terombang-ambing diantara kerugian dan keuntungan.

Dolar menyelesaikan perdagangan akhir pekan dengan keuntungan sekitar 17 poin atau 0.15% berakhir pada level 110.66, setelah uji terendah 110.29 dan tertinggi 111.07.

Dipasar rival utamnya, pasangan EUR/USD berakhir naik hanya sekitar 2 poin atau 0.02% hampir tidak berubah – stabil pada kisaran 0.9965. GBP/USD tercatat menguat sekitar 50 poin atau 0.43% berakhir pada level 1.1612, setelah sempat anjlok ke terendah Jumat (28/10) pada 1.1503.

Matauang Pounsterling mendapatkan dukungan atas stabilitas politik Inggris sejak pergantian Perdana Menteri. Disisi lain, ekspektasi bahwa BoE akan kembali menaikkan suku bunga terus mendukung pound. Sejauh ini, probability kenaikan suku bunga BOE berada pada 90% kenaikan suku bunga sebanyak 75 basis poin pada pertemuan Kamis 3 November 2022.

USD/JPY berakhir melemah pada level 147.45, naik sebanyak 121 poin atau 0.82%. Sementara AUD/USD berakhir melemah sekitar 42 poin atau 0.66% berakhir pada level 0.6410. Aussie akan terfokus pada pertemuan RBA pada Selasa (1/11), yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebanyak 25 bps menjadi 2.85%.

Sentimen

Sepanjang sesi perdagangan pekan ini, fokus pasar akan tertuju pada pertemuan Federal Reserve AS dan Bank Sentral Inggris pada Kamis (3/11). Dari deretan data ekonomi, laporan sektor tenaga kerja AS akan menjadi kunci perdagangan dalam pekan ini yang akan dimulai dari laporan ADP pada Rabu (2/11), Klaim Pengangguran AS pada Kamis (3/11) dan Nonfarm Payrolls AS pada Jumat (4/11).

Tags: Ekonomi Global Perdagangan Berjangka Resesi
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
harga emas
Commodities

Ketidakpastian Ekonomi Global Dorong Emas Menuju $3,600

by admin_mab 04/09/2025

Harga emas terus memecahkan rekor tertinggi baru sepanjang sejarah pada perdagangan Rabu malam (3/9), mencapai tertinggi $3,640 per ons dipasar

US Market

Wall Street Berakhir Turun Tajam karena Kekhawatiran Resesi

by admin_mab 12/03/2025

Bursa AS anjlok pada hari Senin karena pertikaian tarif yang tak henti-hentinya dan meningkatnya kecemasan dari kemungkinan penutupan pemerintah federal

komoditi emas
Commodities

Rekor Baru, Emas Dekati Level $2.750

by admin_mab 23/10/2024

Harga emas diperdagangkan melonjak tajam selama sesi perdagangan Selasa (22/10), kembali menorehkan sejarah tertinggi baru sepanjang masa mendekati $2,750 per

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.