Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Kesenjangan Kebijakan Moneter Bank Sentral Dukung Penguatan Emas
US Market

Kesenjangan Kebijakan Moneter Bank Sentral Dukung Penguatan Emas

by admin_mab 16/01/2023 0 Comment

Indeks Dolar Amerika diperdagangkan melemah selama sesi perdagangan akhir pekan (13/1), mencatatkan penurunan terendah sejak 6 Juni lalu ditengah tingginya spekulasi kenaikan suku bunga sebesar 25 bps pada pertemuan Februari mendatang.

Pelaku pasar memanfaatkan momentum jelang kenaikan suku bunga Fed untuk melepaskan Dolar dan berburu safe haven lainnya yang lebih diuntungkan dari pelonggaran kebijakan moneter AS yakni Emas. Peluang kenaikan 25bps suku bunga Federal Reserve AS meningkat pada level 93.7% dari 75.7% pada awal Januari.

Dolar mengakhiri perdagangan Jumat (13/1) dengan kerugian sebesar 8 poin atau 0.08%, setelah uji terendah 101.98 (terendah Juni 2022). Dolar mencatatkan penurunan sebesar 1.68% dalam sepekan terakhir.

Matauang

Matauang Euro melemah terhadap untuk pertama kalinya setelah menguat dalam enam sesi perdagangan beruntun – menandai keuntungan mingguan terbesar sejak Mei 2020 sebanyak 1.74% ditengah harapan kenaikan suku bunga ECB pada pertemuan 2 Februari mendatang. EUR/USD menyelesaikan perdagangan Jumat (13/1) dengan kerugian sekitar 19 poin atau 0.17% berakhir pada level 1.0832, setelah uji tertinggi 1.08675 dan terendah 1.07801.

Pounsterling (GBP) berbalik menguat terhadap Dolar setelah sempat melemah ke level terendah hariannya pada 1.21499 dan bahkan mengabaikan hasil suvei Consumer Sentiment oleh Univ. Of Michigan yang dirilis menguat pada level 64.6, lebih dari dibandingkan perkiraan dan data sebelumnya pada 60.5 (F) dan 59.7 (P). Pound berhasil mempertahankan keuntungannya setelah GDP Inggris dilaporkan menguat sebanyak 0.10% selama periode November, lebih baik dari perkiraan pada -0.20%.

USD/JPY untuk pertama kalinya turun dibawah level 128 sejak Mei 2022, penurunan dipicu oleh aksi jual investor karena kesenjangan kebijakan moneter Fed dan BoJ. Berbanding terbalik dengan Fed yang diperkirakan akan mulai melonggarkan pengetatan kebijakan moneternya, kini giliran BoJ yang diperkirakan akan mulai melakukan pergeseran arah kebijakan moneter bank sentral. Bank Of Japan diperkirakan akan meninjau efek samping dari kebijakan ultra-akomodatifnya minggu depan dan berpotensi memicu peluang kenaikan suku bunga BoJ.

USD/JPY menyelesaikan perdagangan Jumat dengan kerugian sebanyak 147 poin atau 1.15% berakhir pada level 127.84, setelah uji tertinggi 129.40 dan terendah 127.45. Sementara AUD/UD menguat sebanyak 6 poin atau 0.09% berakhir pada level 0.6972.

Emas

Harga emas diperdagangkan menguat tajam – mencapai level tertinggi sejak April karena tingginya arus beli ditengah spekulasi kenaikan suku bunga BoJ dan perlambatan laju kenaikan suku bunga the Fed. Harga emas mencatatkan keuntungan sekitar 2.8% dalam sepekan terakhir dan sekitar 5% selama 2023.

Dipasar spot, harga emas ditutup menguat sebanyak $23.04 atau 1.20% berakhir pada level $1,919.86 per ons, setelah uji tertinggi $1,921 dan terendah $1,892. Emas berjangka kontrak Februari ditutup menguat sebanyak $23.20 atau 1.21% berakhir pada level $1,921.70 per ons di Divisi Comex.

Pekan ini, Fokus utama pasar emas akan tertuju pada kebijakan moneter Bank Sentral Jepang yang diperkirakan akan merubah arah kebijakan moneter dari pelonggaran menjadi pengetatan. BoJ berpotensi meninggalkan kebijakan suku bunga negatif.

Minyak

Harga minyak mentah dunia rebound merespon pelemahan Dolar dan didukung oleh optimisme pasar global akan pemulihan ekonomi China setelah Neraca Perdagangan China dilaporkan menguat mencapai 550.1 Milyar Yuan ($78 Milyar), lebih tinggi dari sebelumnya pada 494.3 Milyar Yuan.

Dipasar spot, harga minyak diperdagangkan menguat sebanyak $1.74 atau 2.17% berakhir pada level $80.00 per barel, setelah uji tertinggi $80.01 dan terendah $77.97. Minyak mentah berjangka WTI AS menguat sebanyak $1.47 atau 1.84% berakhir pada level $79.86 per barel, sementara minyak mentah Brent London naik sebanyak $1.25 atau 1.47% berakhir pada level $85.28 per barel.

Sentimen

Pekan ini, fokus utama pasar global akan tertuju pada pertemuan Bank Sentral Jepang pada Rabu 18 Januari 2023. Sementara itu, beberapa data ekonomi utama pasar global yang akan menjadi pusat perhatian pasar adalah laporan GDP China (17/1), Inflasi Inggris (18/1), Inflasi Eropa (18/1), Inflasi Produsen AS (18/1), dan data perumahan AS.

Awal pekan ini, pasar global nampaknya akan diperdagangkan lebih tenang – menyusul libur bursa Amerika dalam rangka Marthin Luther King Jr. Day.

Tags: bank sentral Dolar emas Indeks Dolar Amerika Matauang minyak Sentimen
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Uncategorized

Yen Tertekan oleh Penguatan Dolar

by admin_mab 24/09/2026

Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 158 per dolar pada hari Kamis, bertahan di dekat level terendah dalam tiga minggu akibat

Currency

Dolar Bertahan di Dekat Level Tertinggi Sejak Juli

by admin_mab 23/09/2026

Indeks dolar menguat tipis ke level 100,6 pada hari Selasa, bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Juli, karena mata

Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.