Kontrak Berjangka AS Stabil Meskipun Risiko Geopolitik Meningkat
Kontrak berjangka saham AS sedikit berubah pada hari Senin karena investor mempertimbangkan meningkatnya risiko geopolitik menyusul meningkatnya konflik antara Israel dan Iran.
Pada sesi reguler hari Jumat, Dow anjlok 1,79%, S&P 500 turun 1,13%, dan Nasdaq Composite turun 1,3%.
Penurunan pasar menyusul serangan militer Israel terhadap Iran, yang menargetkan situs nuklir dan pejabat senior.
Teheran membalas dengan cepat, meningkatkan konflik menjadi perang terbuka.
Selama akhir pekan, kedua belah pihak melancarkan serangan lebih lanjut terhadap infrastruktur energi masing-masing, yang memicu lonjakan baru dalam harga minyak.
Iran juga mengancam akan menutup Selat Hormuz—titik kritis untuk pengiriman minyak global—yang menambah kegelisahan pasar.
Sementara itu, Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada pertemuan mendatang, meskipun ada tekanan yang meningkat dari Presiden Trump untuk melonggarkan kebijakan.
Bank sentral menghadapi latar belakang yang kompleks berupa ketidakpastian terkait tarif dan meningkatnya ketidakstabilan geopolitik.