Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Pasar Wait And See Jelang Pertemuan FOMC Dan Data Tenaga Kerja AS Minggu
US Market

Pasar Wait And See Jelang Pertemuan FOMC Dan Data Tenaga Kerja AS Minggu

by admin_mab 29/01/2024 0 Comment

Indeks Dolar AS (USDX) menyelesaikan perdagangan Jumat (26/1) dengan pola doji, setelah bergulat dengan penurunan dan kenaikan tipis karena pasar terus bertaruh pada harapan pemangkasan suku bunga sementara data selama sepekan terakhir tidak memperlihatkan signal yang cukup jelas.

Data yang dirilis campuran pada jumat (26/1) mengisyaratkan bahwa ekonomi AS masih terbakar oleh inflasi yang masih sulit untuk dikendalikan.

  • US Core PCE Price Index (YoY) (Dec), 2.9% (A) vs. 3.0% (F) vs. 3.2% (P)
  • US Core PCE Price Index (MoM) (Dec), 0.2% (A) vs. 0.2% (F) vs. 0.1% (P)
  • US PCE Price index (YoY) (Dec), 2.6% (A) vs. 2.6% (F) vs. 2.6% (P)
  • US PCE price index (MoM) (Dec), 0.2% (A) vs. 0.2% (F) vs. -0.1% (P)
  • US Personal Income (MoM) (Dec), 0.3% (A) vs. 0.3% (F) vs. 0.4% (P)
  • US Personal Spending (MoM) (Dec), 0.7% vs. 0.4% (F) vs. 0.2% (P)
  • US Pending Home Sales (MoM) (Dec), 8.3% vs. 1.6% (F) vs. 0.0% (P)

Dalam hal ini, ekspektasi pasar yang sebelumnya mengisyaratkan kemungkinan penurunan suku bunga oleh The Fed pada bulan Maret, mengalami pergeseran ke arah siklus pelonggaran yang mungkin baru akan dimulai pada bulan Mei. 

Inilah yang mendororong Dolar enggan bergerak lebih tinggi, namun tetap mengalami penurunan tetapi terbatas karena ekspektasi suku bunga yang lebih rendah dimasa mendatang.

Hingga akhir perdagangan Jumat (26/1), Dolar bertahan pada kisaran 103.46, turun hanya sekitar 3 poin dari sesi sebelumnya – setelah capai tertinggi 103.73 dan terendah 103.17.

Matauang

Pasar matauang berisiko bergerak dengan volatilitas pasar yang cukup besar namun berakhir dengan datar dan hanya mencatatkan sedikit kerugian setelah investor terus mencari katalis baru ditengah signal pemangkasan suku bunga yang belum terlihat jelas.

Matauang Pound mencatakan kerugian sekitar 6 poin terhadap Dolar setlah diperdagangkan pada kisaran luas 1.27577 – 1.26750. Sedangkan EUR/USD menguat 6 poin setelah uji tertinggi 1.08849 dan terendah 1.08125.

Yen Jepang berakhir melemah sekitar 48 poin terhadap Dolar merespon penguatan imbal hasil obligasi AS.

Berikut adalah penutupan pasar matauang pada perdagangan 26 Januari 2024,

  • AUDUSD : 0.65752 , -8 / -0.13%
  • EURUSD : 1.08509 , +6 / +0.05%
  • GBPUSD : 1.27011 , -6 / -0.05%
  • NZDUSD : 0.60884 , -22 / -0.36%
  • USDJPY : 148.129 , +48 / +0.32%
  • USDCAD : 1.34494 , -21 / -0.16%
  • USDCHF : 0.86379 , -30 / -0.35%
  • USDCNH : 7.18100 , +66 / +0.09%

Emas

Harga emas diperdagangkan pada kisaran yang sempit selama sesi perdagangan akhir pekan (26/1), karena pelaku pasar terlihat mengambil sikap ‘Wait and See’ ditengah harapan suku bunga the Fed yang lebih rendah, namun dalam waktu yang mungkin lebih lambat dari yang diperkirakan sebelumnya pada bulan Maret.

Pasalnya, berdasarkan perkembangan data ekonomi Amerika terbaru selama awal bulan Januari belum menunjukkan adanya perlambatan yang signifikan dalam inflasi dan ekonomi AS yang cukup tangguh.

Berdasarkan pantauan Fed Watch Tools terlihat bahwa peluang pemangkasan suku bunga pada pertemuan Maret kembali stabil pada kemungkinan yang 50:50. Prospek pemangkasan suku bunga Federal Reserve AS bergeser lebih lambat pada bulan Mei dengan probabilitas sebesar 881%, turun dari perkiraan bulan lalu 99.5%.

Hingga akhir perdagangan Jumat (26/1), harga emas (spot) diperdagangkan turun sebanyak $2.24 atau 0.11% pada level $2,018.20 per ons, setelah capai tertinggi $2,026 dan terendah $2,015.

Pada saat yang sama, harga emas berjangka kontrak Februari diperdagangkan melemah sekitar $3.70 atau 0.18% pada levle $2,017.30 per ons, setelah capai tertinggi $2,038 dan terendah $2,015 di Divisi Comex.

Minyak

Harga minyak mentah dunia melonjak mencapai level tertinggi dalam dua bulan terakhir ditengah kekhawatiran tentang gangguan pasokan dan kekhawatiran tentang konflik geopolitik di Timur Tengah yang diperkirakan akan berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan.

Baru-baru ini, Pemberontak Houthi yang didukung Iran di Yaman melancarkan serangan baru terhadap sasaran angkatan laut AS dan Inggris pada hari Jumat (26/1). hal tersebut memperburuk kegelisahan terhadap Minyak Mentah meskipun tidak ada laporan kerusakan yang signifikan. Houthi terus mengancam kapal kargo sipil yang menuju Terusan Suez, dan hampir sepuluh serangan pasukan angkatan laut koalisi dalam waktu tiga minggu belum berhasil memadamkan agresi Houthi.

Berikut adalah penutupan harga minyak pada perdagangan 26 Januari 2024,

  • OIL (SPOT) : $78.07 , +$1.11 / +1.44%
  • WTI : $78.01 , +$0.92 / +1.19%
  • BRENT : $82.95 , +$0.99 / +1.21%

Sentimen

Selama perdagangan pekan ini, fokus utama pasar global akan tertuju pada pertemuan Federal Reserve AS, Bank Sentral Inggris dan Laporan Tenaga Kerja Amerika (ADP, NFP, Unemployment Rate).

Secara keseluruhan pasar akan menunggu komentar masing-masing kepala Bank Sentral untuk mengetahui tentang rencana kebijakan moneter dimasa mendatang selama setahun kedepan.

Beberapa data lain yang perlu diperhatikan adalah pertemuan IMF, OPEC, dan Laporan Inflasi Eropa.

Tags: data tenaga kerja as emas FOMC
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Currency

Dolar AS Mendekati Level Terendah Multi Minggu Terhadap Euro dan

16/12/2025
Currency

Yuan Mencapai Level Tertinggi Baru dalam 14 Bulan karena Penetapan

16/12/2025
Currency

Yen dan Dolar Menguat karena Pekan Kenaikan Suku Bunga yang

16/12/2025
Currency

Dolar Tetap Stabil Menjelang Data Ketenagakerjaan AS

16/12/2025
US Market

Wall Street Diperkirakan akan Dibuka Lebih Tinggi karena Investor Bersiap

16/12/2025
Related Market News
Commodities

Gagal Pecah Rekor Baru, Emas Potensi Kejar Kegagalan

by admin_mab 15/12/2025

Pasar emas bergejolak, gagal memecahkan rekor penutupan tertinggi dalam sejarah emas – setelah sempat menguat mencapai tertinggi $4,357 pada Jumat

harga emas
Commodities

Emas Reli, Lampaui $4,300 Paska Pertemuan Fed

by admin_mab 12/12/2025

Harga emas berakhir menguat tajam pada perdagangan Kamis (11/12), dimana Emas berjangka Januari diperdagangkan melampaui $4,300 per ons, dengan kenaikan

US Market

Fed Pangkas Suku Bunga, Emas Naik Lagi!

by admin_mab 11/12/2025

Pasar emas dibuka menguat pada perdagangan Kamis (11/12), melanjutkan kenaikan semalam setelah Federal Reserve AS memangkas suku bunga Bank untuk

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2025. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.