Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Powell, Keputusan Penurunan Suku Bunga Akan Bergantung pada Perkembangan Perekonomian
US Market

Powell, Keputusan Penurunan Suku Bunga Akan Bergantung pada Perkembangan Perekonomian

by admin_mab 01/02/2024 0 Comment

Pasar keuangan global bergejolak selama sesi perdagangan Rabu malam (31/1) merespon laporan ADP Employment Change AS yang dirilis mengecewakan dan hasil pertemuan FOMC yang memberikan pandangan terbarunya tentang kelanjutan kebijakan moneter Federal Reserve AS.

Sentimen pasar memburuk pada perdagangan Amerika semalam setelah laporan ADP Employment Change AS hanya mencatatkan sebanyak 107K lapangan kerja baru selama periode Januari, angka tersebut dirilis lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 145K (F) dan 158K (P).

Seketika itu, Dolar AS anjlok ke level terendah 102.94 dan harga emas mencatatkan rekor tertinggi baru dalam tiga minggu pada level $2,055 per ons.

Namun, sentimen berbalik mendorong penguatan pada Dolar dan menghapus keuntungan pasar emas setelah Federal Reserve AS mengumumkan suku bunga tetap pada level 5.5% pada pertemuan pertama tahun ini dan mengirimkan signal hawkish tentang suku bunga dalam jangka pendek.

Dalam pernyataan Ketua Fed Jerome Powell, dirinya menyatakan bahwa kebijakan suku bunga kemungkinan telah mencapai puncaknya, sehingga mendorong peluang penurunan suku bunga dalam tahun ini. Powell menekankan bahwa setiap keputusan penurunan suku bunga akan bergantung pada perkembangan perekonomian. Powell menyoroti ketidakpastian yang sedang berlangsung dalam prospek ekonomi dan mengklarifikasi bahwa keputusan mengenai kebijakan moneter akan ditentukan berdasarkan pertemuan demi pertemuan.

Meskipun menyoroti akan dilakukannya penurunan suku bunga tahun ini, Powell juga menyebutkan bahwa topik penurunan suku bunga tidak menjadi topik diskusi dalam pertemuan baru-baru ini, yang menunjukkan bahwa Federal Reserve tidak terburu-buru untuk menyatakan keberhasilan dalam perjuangannya melawan inflasi.
Powell baru-baru ini menyatakan pandangannya bahwa penurunan suku bunga pada bulan Maret kemungkinan tidak akan dipertimbangkan.

Merespon hal tersebut, Dolar bangkit dari terendah hariannya dan ditutup menguat sebanyak 12 poin atau 0.12% pada level 103.52, setelah uji terendah 102.94 dan tertinggi 103.74.

Dipasar spot, Harga emas diperdagangkan menguat tipis hanya sekitar $2.20 atau 0.11% berakhir pada level $2,039.04 per ons, setelah uji tertinggi $2,055 dan terendah $2,030. Sementara emas berjangka kontrak Februari ditutup menguat sekitar $6.30 atau 0.31% pada level $2,057.20 per ons, setelah uji tertinggi $2,074 dan terendah $2,048 di Divisi Comex.

Matauang

Pasar matauang berisiko melemah selama sesi perdagangan Rabu (31/1) menyusul kenaikan Dolar AS setelah pertemuan FOMC dirilis malam tadi.

EUR/USD berakhir melemah setelah sempat uji tertinggi baru dalam sepekan terakhir pada 1.08170. Pada sesi Kamis (1/2) pasar Euro akan terfokus pada serangkaian laporan IMP Manufaktur negara-negara Eropa bersama dengan laporan Tingkat Inflasi Eropa dan pidato Presiden ECB Lagarde.

matauang Pound ditutup dengan kerugian tipis, setelah diperagangkan dengan volatiltias pasar yang cukup besar. Pasangan GBP/USD nampak bergerak hati-hati jelang pertemuan BoE malam nanti dan laporan IMP Manufaktur Inggris. Dalam pertemuan BoE hari ini, sebagian besar memperkirakan bahwa BoE akan mempertahankan status quo moneternya pada tanggal 1 Februari.

Sementara itu, pasangan USD/JPY ditutup turun pada perdagangan Rabu (31/1) menyusul pelemahan imbal hasil obligasi AS karena prospek suku bunga yang lebih rendah dimasa mendatang.

Berikut adalah penutupan pasar matauang pada perdagangan 31 Januari 2024,

  • AUDUSD : 0.65644 , -36 / -0.55%
  • EURUSD : 1.08150 , -29 / -0.27%
  • GBPUSD : 1.26851 , -12 / -0.10%
  • NZDUSD : 0.61155 , -20 / -0.33%
  • USDJPY : 146.937 , -65 / -0.44%
  • USDCAD : 1.34327 , +37 / +0.27%
  • USDCHF : 0.86126 , -4 / -0.05%
  • USDCNH : 7.18400 , +7 / +0.01%

Minyak

Harga minyak mentah dunia diperdagangkan turun tajam sebagai respons terhadap peningkatan stok mingguan AS yang lebih besar dari perkiraan dan kekhawatiran tentang krisis ekonomi Tiongkok turut berkontribusi terhadap penurunan ini.

Dalam laporan terbaru memperlihatkan bahwa jumlah stok minyak mentah AS dalam sepekan terakhir meningkat sebanyak 1.234Juta barel, angka tersebut lebih besar dari perkiraan dan data sebelumnya pada -0.217 juta barel (F) dan -9.233 juta barel (P).

Berikut adalah penutupan harga minyak pada perdagangan 31 Januari 2024,

  • OIL (SPOT) : $75.72 , -$1.88 / -2.42%
  • WTI : $75.76 , -$2.06 / -2.65%
  • BRENT : $80.55 , -$1.95 / -2.36%

Sentimen

Pada perdagangan Kamis (1/2), pasar akan terfokus pada hasil pertemuan FOMC semalam dan pertemuan Bank Sentral Inggris pad pukul 19:00 WIB.

Dari rangkaian data ekonomi, pasar juga akan terfokus pada serangkaian data ekonomi AS diantaranya, Klaim Pengangguran dan IMP Manufaktur AS.

Tags: dolar as Ekonomi Matauang minyak Powell
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

dolar as
Currency

Dolar AS Sedikit Berubah karena Intervensi Yen AS-Jepang

by admin_mab 04/08/2026

Dolar AS pada hari Senin sedikit berubah karena para pedagang mencerna dampak dari keputusan kebijakan terbaru Federal Reserve, intervensi terkoordinasi

Commodities

Harga Emas Terus Melemah karena Reli Harga Minyak

by admin_mab 15/07/2026

Harga emas terus melemah pada hari Kamis karena investor terus menilai kembali prospek inflasi setelah harga minyak mentah bertahan di

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.