Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Harga Emas Koreksi Setelah Kenaikan 9 Hari Berturut-turut
Commodities

Harga Emas Koreksi Setelah Kenaikan 9 Hari Berturut-turut

by admin_mab 13/03/2024 0 Comment

Harga emas terkoreksi untuk pertama kalinya setelah kenaikan selama 9 hari berturut-turut etelah paras merepon laporan inflasi AS yang dilaporkan kembali mencatatkan kenaikan moderat, meningkatkan teta-teki ketidakpastian bagaimana Federal Reserve AS akan mulai mengakhiri program pengetatan kebijakan moneternya ketika inflasi masih enggan turun sementara ekonomi membutuhkan supplemen pendorong.

Disisi lain, walaupun terdapat keraguan namun berdasarkan pantauan Fed Watch Tool probabilitas pemangkasan suku bunga pada Juni dilaporkan meningkat. Hal ini, dimanfaatkan pelaku pasar untuk melakukan aksi profit taking dan memcari pijakan baru untuk kenaikan lebih lanjut.

Sejauh ini, Harga emas terkoreksi pada level $2,150 per ons angka yang sebelumnya menjadi resistansi pada akhir tahun 2023.

Dalam serangkaian data inflasi yang dirilis memperlihatkan bahwa,

  • U.S CPI (MoM) (Feb) Actual: 0.4% vs. 0.3% previous; estimate 0.4%
  • U.S CPI (YoY) (Feb) Actual: 3.2% vs. 3.1% Previous; estimate 3.1%
  • U.S Core CPI (MoM) (Feb) Actual: 0.4% vs. 0.4% previous; estimate 0.3%
  • U.S Core CPI (YoY) (Feb) Actual : 3.8% vs. 3.9% Previous; estimate 3.7%

Hingga jelang penutupan perdagangan Selasa (12/3) pada pukul 03:30 WIB, harga emas (spot) diperdagangkan melemah sebanyak $25.48 atau 1.17% berada pada level $2,156.69 per ons, setelah diperdagangkan mencapai tertinggi $2,184 dan terendah $2,150.

Pada saat yang sama, Emas berjangka kontrak April sebagai kontrak teraktif saat ini, diperdagangkan turun sebanyak $26.20 atau 1.20% berada pada level $2,162.40 per ons, setelah capai tertinggi $2,190 dan terendah $2,156. di Divisi Comex.

Matauang

Indeks Dolar AS diperdagangkan lebih tinggi pada perdagangan Selasa (12/3) merespon laporan CPI AS, namun Dolar berangsur bergerak lebih rendah dari level tertinggi 103.18 seiring dengan meningkatnya keyakinan mengenai dimulainya siklus pelonggaran The Fed di musim panas.

Berdasarkan pantauan FED Watch Tools by CME, probabilitas pemangkasan suku bunga pda pertemuan Juni mendatang naik ke level 62.4% dari 59.6% sebelum data CPI AS dirilis.

Hingga jelang penutupan perdagangan Selasa (12/3) pada pukul 03:30 WIB, Dolar diperdagangkan menguat sekitar 17 poin atau 0.17% pada level 102.94, setelah diperdagangkan hingga tertinggi 103.18 dan terendah 102.72.

Sementara itu, sekeranjang matauang berisiko diperdagangkan campuran. GBP/USD masih menjadi pemain terburuk diantara pasangan matauang utama lainnya – mencatatkan kerugian ekitar 20 poin atau 0.16% pada kisaran 1.27931. Pasar Pound melemah setelah tingkat pengangguran Inggris dilaporkan naik pada level 3.9% dari 3.8%, dengan jumlah tenaga kerja ddilaporkan turun sebanyak 21K, berbanding terbalik dengan perkiraan dan data sebelumnya yang mencatatkan kenaikan sebanyak 10K (F) dan 72K (P).

Berikut adalah posisi pasar matauang pada jelang penutupan perdagangan 12 Maret 2024 pada pukul 03:30 WIB,

  • AUDUSD : 0.66050 , -6 / -0.09%
  • EURUSD : 1.09258 , +1 / +0.01%
  • GBPUSD : 1.27931 , -20 / -0.16%
  • NZDUSD : 0.61509 , -18 / -0.29%
  • USDJPY : 147.661 , +71 / +0.48%
  • USDCAD : 1.34940 , +11 / +0.08%
  • USDCHF : 0.87732 , +1 / +0.01%
  • USDCNH : 7.18230 , +69 / +0.10%

Minyak

Harga minyak mentah dunia diperdagangkan datar jelang penutupan perdagangan hari Selasa (12/3) setelah bergerak volatile pada kisaran $78.34 – $77.03.

Baru-baru ini, dalam laporan bulanan EIA menyebutkan bahwa ketidakpastian seputar serangan terhadap kapal kargo sipil di Laut Merah oleh pemberontak Yaman yang didukung Iran akan terus meningkatkan risiko pada harga minyak.

EIA menaikkan perkiraan harga Minyak Mentah Brent menjadi rata-rata $87,00 per barel, naik lebih dari 5% dari perkiraan bulan sebelumnya sebesar $82 per barel. EIA juga memperkirakan perpanjangan batas produksi OPEC akan berlanjut hingga akhir tahun 2024, membatasi kelebihan kapasitas produksi dan menopang harga barel.

Disisi lain, dorongan negatif pada harga minyak datang dari jumlah pasokan minyak mentah AS. Dimana produksi Minyak Mentah AS terus memecahkan rekor tertinggi baru, dengan pemompaan minyak Amerika mencapai angka tertinggi sepanjang masa sebesar 12,9 juta barel per hari pada tahun 2023, menandai produksi Minyak Mentah terbanyak yang pernah ada di negara mana pun.

Minyak Mentah AS kini menyumbang hampir 13% dari seluruh produksi global. Pada bulan Desember saja, AS memproduksi 13,3 juta barel per hari dari dalam negeri. Produksi Minyak Mentah AS yang terus meningkat dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap perkiraan EIA terhadap pertumbuhan produksi global.

Berikut adalah posisi harga minyak jelang penutupan perdagangan 12 Maret 2024 pada pukul 03:30 WIB,

  • OIL (SPOT) : $77.46 , -$0.28 / -0.36%
  • WTI : $77.80 , -$0.13 / -0.17%
  • BRENT : $81.92 , -$0.16 / -0.19%

Sentimen

Selama perdagangan Rabu (12/3), tidak ada data ekonomi AS yang akan menjadi fokus utama pasar global. Paar hanya kan terfokus pada serangkaian data ekonomi Inggris dan Eropa diantaranya: GDP Inggris, NEracar Perdagangan Inggris dan Industrial Production Eropa.

Tags: emas inflasi AS Matauang minyak
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

Commodities

Harga Emas Terus Melemah karena Reli Harga Minyak

by admin_mab 15/07/2026

Harga emas terus melemah pada hari Kamis karena investor terus menilai kembali prospek inflasi setelah harga minyak mentah bertahan di

Commodities

Prediksi Harga Minyak Bulan Juli, Menentukan Arah Inflasi,

by admin_mab 09/07/2026

Harga minyak diperkirakan masih bergerak panas sepanjang Juli, seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Pasar energi global kini

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.