Harga Emas Stabil, Investor Kehilangan Minat Ditengah Minimnya Data
Harga emas masih bertahan diatas $4,200 per ons hingga akhir penutupan perdagangan Kamis (4/12), setelah terombang-ambing ditengah ketidakpastian ekonomi dan beragam sentimen yang memicu sikap berhati-hati jelang pertemun FOMC pekan depan dan penangguhan data tenaga kerja Oktober.
Pada sesi Asia hingga Eropa, harga emas terkoreksi mencapai terendah $4,174 per ons, sebelum akhirnya bangkit paska data klaim pengangguran mingguan AS dirilis cukup baik.
Disisi lain, indeks Dolar AS kembali stabil diatas 99 pada Kamis (4/12) – sedangkan keranjng matauang utama dunia melemah merespon penguatan Dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi Amerika dan Jepang.
Key Highlights
- Klaim pengangguran (minggu) dilaporkan mencatatkan sekitar 191K klaim baru dalam minggiu yang berakhir pada 29 November. Data dirilis lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada 219K (F) dan 218K (P).
- Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang 30 tahun naik 2,5 basis poin menjadi 3,445%, mencapai puncak bersejarah – mengindikasi ekonomi Jepang yang tidak baik-baik saja dan memicu pelemahan lebih lanjut Yen Jepang terhadap Dolar AS.
- Imbal hasil Obligasi Treasury AS 10-tahun naik empat basis poin (bps) menjadi 4,104%. Imbal hasil riil AS, yang berkorelasi terbalik dengan harga Emas, juga naik empat basis poin, menjadi 1,864%, membatasi kenaikan Emas.
- Ekspektasi penurunan suku bunga the Fed tetap tinggi, namun sedikit mengalami penurunan setelah laporan klaim pengangguran AS dirilis.
- Berdasarkan pantauan CME FedWatch Tool, data menunjukkan peluang pemangkasan sebesar 0.25% pada pertemuan 9-10 Desember turun di angka 87% dari 91.0% pada Rabu (3/12).
- Jelang pertemuan FOMC 9-10 Desember, posisi suara the Fed masih terpecah antara nada Dovish dan Hawkish. Disisi dovish terdapat nama Gubernur The Fed Christopher Waller, Stephen Miran, Michelle Bowman, dan John William.
- Disisi hawkish terdapat nama Susan Collins dari Boston Fed, Jeffrey Schmid dari Kansas City, Alberto Musalem dari St. Louis, Austan Goolsbee dari Chicago, dan Gubernur Michael Barr. Sementara Ketua Fed Jerome Powell, Wakil Ketua Philip Jefferson, dan Gubernur Lisa Cook bersikap netral.
- Gubernur BoJ Kazuo Ueda mengisyaratkan bahwa para pembuat kebijakan akan secara aktif mempertimbangkan pro dan kontra kenaikan suku bunga pada pertemuan 18-19 Desember.
- Ueda memperingatkan bahwa menunda kenaikan suku bunga terlalu lama dapat menyebabkan inflasi yang tajam dan memaksa bank sentral untuk melakukan penyesuaian kebijakan yang cepat.
- Tidak ada data NFP dan Pengangguran AS yang akan dirilis pada minggu ini. Pada 20 November lalu, Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan bahwa mereka MEMBATALKAN laporan ketenagakerjaan bulan Oktober. Hal ini, menandai untuk pertama kalinya sejak 2013, kita tidak akan menerima laporan ketenagakerjaan bulanan.
Market Movement
Pada Kamis (4/12), harga emas mencatatkan kenaikan sebesar $4.10 atau 0.10% berakhir pada level $4,207.03 per ons, setelah uji tertinggi $4,219 dan terendah $4,174.
Pada saat yang sama, Emas berjangka (Jan) mencatatkan kenaikan sebesar $10.50 atau 0.25% berakhir pada level $4,243.00 per ons di Divisi Comex, setelah uji tertinggi $4,251 dan terendah $4,203.
Indeks Dolar AS bergerak menguat – mencatatkan kenaikan sebesar 19 poin atau 0.19% berada pada level 99.06, setelah uji terendah 98.82 dan tertinggi 99.34.
Dipasar rival utama Dolar, sekelompok matauang berisiko diperdagangkan melemeahterhadap Dolar. Berikut adalah posisi matauang jelang penutupan perdaganan Kamis, 4 Desember 2025,
- AUDUSD : 0.66073 , +8 / +0.12%
- EURUSD : 1.16438 , -25 / -0.22%
- GBPUSD : 1.33248 , -26 / -0.19%
- NZDUSD : 0.57609 , -12 / -0.21%
- USDJPY : 155.096 , -13 / -0.08%
- USDCAD : 1.39559 , +8 / +0.06%
- USDMXN : 18.22760 , -546 / -0.30%
- USDCHF : 0.80340 , +39 / +0.49%
- USDCNH : 7.06590 , +128 / +0.18%
Sentimen
Pada Jumat (5/12), Publikasi data PCE akan menutup kalender ekonomi minggu ini bersama dengan Pendapatan/Pengeluaran Pribadi, Sentimen Konsumen dari Univ. of Michigan, dan data Pesanan Pabrik.