Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Emas Dan Dolar AS Kembali Jadi Incaran Investor, Susul Ketegangan Geopolitik Di Timur Tengah
Commodities

Emas Dan Dolar AS Kembali Jadi Incaran Investor, Susul Ketegangan Geopolitik Di Timur Tengah

by admin_mab 15/01/2024 0 Comment

Dolar AS dan Emas sama-sama berakhir lebih tinggi selama sesi perdagangan akhir pekan lalu (12/1), karena ketegangan geopolitik terus meningkat setelah serangan tak terduga oleh AS dan Inggris di Yaman pada Jumat.

Indeks Dolar AS sempat melemah tajam mencapai terendah 102.09 merespon laporan inflasi produsen AS yang dilaporkan melambat selama periode Desember – memperkuat spekulasi pemangkasan suku bunga the Fed pada tahun ini.

  • US Core PPI (MoM) (Dec), 0.0% (A) vs. 0.2% (F) vs. 0.0% (P)
  • US Core PPI (YoY) (Dec), 1.8% (A) vs. 1.9% (F) vs. 2.0% (P)
  • US PPI (MoM) (Dec), -0.1% (A) vs. 0.1% (F) vs. -0.1% (P)
  • US PPI (YoY) (Dec), 1.0% (A) vs. 1.3% (F) vs. 0.8% (P)

Sentimen fundamental terasa hanya sesaat sebelum akhirnya Dolar berbalik menguat karena meningkatnya daya tarik safehaven ditengah ketegangan geopolitik bersama dengan penguatan harga emas. Ketegangan yang timbul di sekitar Laut Merah menyusul serangan yang dilakukan AS dan Inggris sebagai balasan serangan Houthi terhadap kapal AS pada hari Kamis (11/1).

Hingga akhir perdagangan Jumat (12/1), Dolar ditutup menguat sekitar 13 poin atau 0.13% pada level 102.45, setelah capai tertinggi 102.59 dan terendah 102.09.

Dipasar spot, Harga emas ditutup menguat sebanyak $20.51 atau 1.01% pada level $2,049.02 per ons, setelah capai tertinggi $2,062 dan terendah $2,028. Emas berjangka kontrak Februari sebagai kontrak teraktif saat ini diperdagangkan menguat sebanyak $34.30 atau 1.70% pada level $2,053.0 per ons di divisi Comex.

Pada awal perdagangan minggu ini, pasar emas berpotensi kembali diperdagangkan lebih tinggi karena prospek pemangkasan suku bunga the Fed yang semakin menguat dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang semakin meluas ke negara-negara tetangga sejak perang Israel Gaza 7 Oktober lalu.

Namun volatilitas pasar mungkin akan terbatas karena ditutupnya pada AS dalam selama libur ‘Marthin Luther King Jr’.

Matauang

Matauang Euro diperdagangkan melemah terhadap Dolar pada Jumat (12/1), memimpin penurunan terhadap sekeranjang matauang utama dunia menyusul komentar dovish dari Presiden ECB Christine Lagarde yang mengatakan bahwa ‘bagian tersulit dan terburuk mengenai inflasi kemungkinan besar telah berakhir dan bahwa suku bunga akan dipotong jika inflasi turun ke level 2%’.

AUD/USD gagal mempertahankan keuntungannya, menyusul rebound Dolar dan melemahnya harga minyak mentah dunia setelah naik tajam mencapai $75 per barel selama sesi Asia. Sedangkan pasangan USD/JPY bergerak leboh rendah menyusul melemahnya imbal hasil obligasi pemerintah AS karena prospek pemotongan suku bunga the Fed pada Maret mendatang terus meningkat.

Berikut adalah pergerakkan pasar matauang jelang penutupan perdagangan 11 Januari 2024 pada pukul 03:30 WIB,

  • AUDUSD : 0.66839 , -2 / -0.03%
  • EURUSD : 1.09485 , -23 / -0.21%
  • GBPUSD : 1.27492 , -9 / -0.07%
  • NZDUSD : 0.62403 , +8 / +0.12%
  • USDJPY : 144.888 , -39 / -0.27%
  • USDCAD : 1.34041 , +12 / +0.09%
  • USDCHF : 0.85235 , +4 / +0.05%
  • USDCNH : 7.18410 , +54 / +0.08%

Minyak

Harga minyak mentah dunia diperdagangkan melonjak tajam mencapai level tertinggi baru sejak 28 Desember sebelum akhir berakhir datar pada akhir perdagangan Jumat (12/1) karena investor kembali menguatkan ikat pinggang ditengah ketidakpastian kebijakan moneter AS.

Sejak awal sesi Asia, Harga minyak dibuka menguat setelah serangan balasan yang dilakukan AS dan Inggris terhadap kelompok militan Houti, merespon Serangan Houthi terhadap kapal-kapal yang menuju Terusan Suez dalam beberapa pekan terakhir. Dimana lokasi tersebut adalah rantai pasokan yang menghubungkan Eropa dan Timur Tengah yang terpaksa mengalami pengalihan jalur pelayaran di sekitar benua Afrika.

Sementara itu, Perlambatan inflasi China dan AS berdasarkan data yang dirilis pada Jumat (12/1), meningkatkan kekhawatiran tentang lemahnya permintaan global.

Dipasar spot, harga minyak diperdagangkan turun sekitar 3 sen atau 0.04% pada level $72.79 per barel, setelah capai tertinggi $75.25 dan terendah $72.48.

Pada saat yang sama, minyak mentah berjangka WTI AS naik sebanyak 66 sen atau 0.92% pada level $72.68 per barel dan Brent London naik sekitar 88 sen atau 1.14% pada level $78.29 per barel.

Saham & Obligasi

Pasar saham dan Obligasi Amerika ditutup campuran selama perdagangan akhir pekan lalu (12/1) menyusul sentimen beragam, mulai dari propsek suku bunga yang lebih rendah karean melambatnya inflasi, ketegangan geopolitik hingga hasil laporan keuangan saham-saham perbankan AS.

  • Dow Jones : 37,592.98 , -118.04 / -0.31%
  • S&P 500 : 4,783.83 , +3.59 / +0.08%
  • Nasdaq : 14,972.76 , +2.58 / +0.02%
  • U.S 2Y : 4.1460% / -2.42%
  • U.S 10Y : 3.9390% / -0.73%
  • U.S 30Y : 4.1750% / +0.02%

Sentimen

Memasuki perdagangan awal pekan ini, fokus pasar global akan kembali tertuju pada ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Volatilitas kemungkinan akan terbatas karena pasar Amerika libur dalam rangka memperingati hari ‘Marthin Luther King Jr’.

Tags: emas fed Investor Matauang minyak
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

US Market

Spekulasi Pengetatan Kebijakan Fed Dongkak Dolar; Euro Melemah

by admin_mab 11/09/2026

Dolar AS menguat pada hari Kamis seiring percepatan inflasi harga produsen tahunan AS yang memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Federal

Commodities

Harga Emas Bertahan di Dekat $4.400 Setelah Rebound;

by admin_mab 03/09/2026

Harga emas bertahan di kisaran $4.400 per ons pada hari Kamis setelah rebound sebesar 1% pada sesi sebelumnya, seiring meredanya

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.