Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Harga Emas Turun karena Dolar AS dan Imbal Hasil Obligasi Naik Menjelang Rilis Risalah Fed
Commodities

Harga Emas Turun karena Dolar AS dan Imbal Hasil Obligasi Naik Menjelang Rilis Risalah Fed

by admin_mab 07/07/2026 0 Comment

Harga emas turun pada hari Selasa karena dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah naik, dengan investor menunggu risalah pertemuan Federal Reserve AS bulan Juni untuk mendapatkan wawasan tentang arah kebijakan moneter Ketua Kevin Warsh.

Harga emas spot turun 0,9% menjadi $4.127,59 per ons pada pukul 06.39 GMT, sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus turun 0,7% menjadi $4.139,50.

“Tanpa pendorong pasar yang jelas, emas tampaknya mengisi celah pembukaan minggu ini di tengah perdagangan dengan likuiditas rendah. Emas mengalami kenaikan yang cukup baik minggu lalu, jadi tidak aneh jika terjadi koreksi sebagian dari pergerakan tersebut di awal minggu ini,” kata Matt Simpson, analis senior di StoneX.

Dolar menguat, membuat emas batangan yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sementara imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun acuan (US10Y) naik ke level tertinggi dalam dua minggu.

“Pasar jelas menunggu sedikit arahan dari risalah The Fed untuk mendapatkan sedikit lebih banyak pemahaman tentang pemikiran The Fed mengenai kebijakan suku bunga jangka pendek,” kata Nicholas Frappell, kepala pasar institusional global di ABC Refinery.

Risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) tanggal 16-17 Juni akan dirilis pada hari Rabu.

Harga emas turun lebih dari 25% dari rekor tertinggi yang dicapai awal tahun ini, karena perang AS-Israel dengan Iran memicu kekhawatiran inflasi, meningkatkan nilai dolar, dan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga.

Harga emas batangan mencapai level tertinggi dalam dua minggu pada hari Senin karena kesepakatan gencatan senjata meredakan beberapa kekhawatiran inflasi, sementara data pekerjaan AS pekan lalu yang lebih lemah dari perkiraan mendorong pasar untuk menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga jangka pendek.

Para pedagang sekarang melihat sekitar 56% kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan September, turun dari lebih dari 60% sebelum data tersebut, menurut alat CME FedWatch.

Suku bunga yang lebih tinggi membuat emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil menjadi kurang menarik bagi investor.

Hong Kong meluncurkan sistem kliring pusat untuk emas pada hari Selasa dan juga menghidupkan kembali perdagangan berjangka emas karena berupaya menjadi pusat cadangan regional untuk logam mulia tersebut.

Harga perak spot turun 1,6% menjadi $61,10 per ons, platinum turun 0,9% menjadi $1.617,20, dan paladium turun 1,3% menjadi $1.251,61.

Tags: dolar as harga emas turun
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Asia Market

Saham Taiwan Turun Pada Penutupan Perdagangan; Indeks Taiwan Tertimbang Turun

15/07/2026
US Market

AS Memberlakukan Kembali Blokade Angkatan Laut Iran Setelah Serangan Tambahan,

15/07/2026
Commodities

Harga Emas Stabil Setelah Reli yang Dipicu Data CPI karena

15/07/2026
Asia Market

Pasar Valuta Asing Asia Lesu karena Pasar Menganalisis data PDB

15/07/2026
Commodities

Harga Emas Pulih dari Level Terendah Dua Minggu karena Para

14/07/2026
Related Market News
Commodities

Harga Emas Turun karena Serangan Iran Memicu Kekhawatiran

by admin_mab 13/07/2026

Harga emas turun pada hari Senin setelah serangan AS dan Iran yang kembali terjadi selama akhir pekan menaikkan harga minyak

harga emas
Commodities

Harga Emas Turun dari Level Tertinggi Dua Minggu

by admin_mab 06/07/2026

Harga emas turun setelah menyentuh level tertinggi dalam dua minggu pada hari Senin karena dolar AS sedikit menguat dari level

Currency

Yuan China Menguat karena Penjualan Dolar AS oleh

by admin_mab 30/06/2026

Yuan China menguat terhadap dolar AS pada hari Selasa, karena para pedagang mengatakan permintaan eksportir untuk mengkonversi penerimaan dolar pada

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.